<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522</id><updated>2011-11-10T08:19:19.965-08:00</updated><category term='Culture'/><category term='Literature'/><category term='Pengangguran'/><category term='Love'/><title type='text'>kukang-zone</title><subtitle type='html'>Semua yang ada di blog ini GAG PENTING untuk dibaca. Waspadai kebosanan permanen!
Untuk penderitaan lebih lanjut, hubungi Dyah Mustikareni via Facebook atau rainy_kukang via Twitter.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-3370929696353932831</id><published>2011-11-10T08:16:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T08:19:19.993-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengangguran'/><title type='text'>Heart-storming</title><content type='html'>Mungkin semua yang ada di sini berharap kalau malam ini tidak pernah ada. Di sini, di malam ini, di bawah lampu padam ini, semua orang berbicara dan secara tidak langsung menjadi terlihat jelas siapa diri kami walaupun kami dipeluk kegelapan malam. Ini bukan hal yang baik, karena kita dalam satu lingkup kelompok yang sangat dibutuhkan pengertian dan kerjasama di dalamnya, yaitu drama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drama adalah sebuah kata yang sangat sederhana. D-R-A-M-A, yang kalian tahu adalah sebuah hiburan Live yang menampilkan kemampuan akting para aktor. Namun bagi kami kata drama lebih dari sekedar pertunjukan di atas panggung. Kesuksesan sebuah drama bukan tergantung dari seberapa pintar sang aktor memainkan perannya, tapi kerjasama di setiap individu –termasuk sutradara, penanggung jawab kostum, perlengkapan, pencahayaan, suara, dan semuanya- yang mungkin memiliki berbagai opini dan tujuan yang berbeda-beda tentang kata drama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun malam ini, mungkin menjadi malam yang paling tidak diharapkan dalam sepak terjang kami dalam kepengurusan drama. 2 hari lalu, dari pihak pengurus utama memutuskan untuk diadakan makrab. Oke, anggota yang lain diam saat ketua mengumumkan malam sabtu akan diadakan makrab dan kami sudah dibagi-bagi menjadi 3 kelompok. Saya sendiripun diam, karena hal pertama yang terlintas saat ketua membagi kami dalam 3 kelompok adalah bingung. Yap, bingung. Kenapa para pengurus utama tidak mendiskusikannya terlebih dahulu tentang acara ini? Atau saya tidak mendengar diskusi tersebut karena mungkin kepekaan telinga saya kurang? Entahlah. Yang saya pikirkan, semua sudah terkonsep, teman-teman lain diam, dan rasanya kurang etis kalau saya tiba-tiba kontra dengan acara makrab. Sebagai anggota saya menghargai konsep yang telah dibuat para pengurus utama, karena saya tahu membuat konsep tidak semudah membalikkan tubuh di atas ranjang. Lagipula sudah menjadi konsekuensi saya –walaupun kurang setuju makrab karena diadakannya malam hari dan kami mau tidak mau harus menginap di kampus- karena merekalah yang telah diberi kepercayaan untuk menjadi pengurus utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah rapat hari selasa, saya banyak mendengar para anggota drama lain sing the blues tentang diadakannya makrab. Masalah utama mereka adalah makrab itu diadakannya malam hari! Kami sebagian besar perempuan merasa acara ini memberatkan kami. Tidak semua perempuan di rombel drama kami tinggal di kost. Ada beberapa warga Semarang asli di rombel kami yang masih tinggal dengan orang tua. Yah, pikiran masing-masing orang berbeda dan itu memberatkan anggota drama kami merasa dibebani karena ada orang tua yang tidak setuju anak gadisnya keluar malam, apalagi sampai menginap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang teman di rombel drama yang telah menikah dan memiliki seorang anak, eum balita. Kebetulan dia satu kampung denganku. Aku bisa mengerti walaupun aku belum bersuami saat dia cerita sedikit denganku.&lt;br /&gt;Ada juga yang memiliki fisik kurang sehat, yang dia rasa tidak tahan kalau harus tidur atau bahkan bergadang di kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali alasan dari masing-masing individu yang kurang setuju diadakannya makrab di malam hari *mungkin harus diganti sikrab supaya diadakannya siang hari.&lt;br /&gt;Malam ini, sekitar pukul 20.45pm, seorang teman kami yang berani mulai membuka pembicaraan tentang makrab. Dan kemudian dari pihak perencana acara makrab dan pihak yang kurang setuju diadakannya makrab –termasuk saya- saling berpendapat. Baru malam ini, hamper semua anggota speak up. Teman yang biasanya memilih diam dan mendengarkan –seperti saya- sampai mengutarakan pendapat dan ‘berkata tidak’ menurut saya adalah hal yang harus diperhatikan. Mudah-mudahan para pengurus utama berpikir kok bisa mereka yang biasanya diam dam manut sekarang kok sampai hati berucap kurang setuju?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat melontarkan pertanyaan –mungkin kurang sopan- begini: “sebenarnya yang jadi pertanyaan terbesar di benak saya, apakah teman-teman para perencana makrab berani menjamin kalau sesudah acara makrab kita menjadi lebih baik hubungannya? Bukannya bertambah buruk hubungan kita?”&lt;br /&gt;Eum, anggota kami Cuma terdiri dsari 40 anak dan masing-masing dari kita sudah saling mengenal satu sama lain. Sebagai bonus, tahu asal mereka, kost mereka, bahkan ada juga yang tahu sifat dan kepribadian mereka. Apa lagi coba yang butuh untuk diakrabkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahu, para perencana makrab adalah orang-orang yang sudah berpengalaman dalam kepanitiaan makrab. Mereka juga sempat melontarkan pennyataan bahwa mereka pernah mengkonsep sebuah acara makrab untuk mahasiswa baru hanya dalam waktu 3 minggu! Oke guys, ini bukan tentang se-expert apa kalian dalam menyusun program makrab. Yang kalian harus ingat, kita beda dengan mahasiswa baru, di mana ada junior dan senior di dalam acara makrab tersebut. Mahasiswa baru memang menurutku harus mengikuti makrab. Mereka belum mengenal satu sama lain. Terlebih lagi, pengurus makrab tersebut adalah senior mereka. Di mana pun, senior selalu disegani, karena merekalah yang lebih tahu tentang lingkungan di mana sekarang mereka berada. Sesebel apapun mereka dengan senior mereka, mereka tetap nurut, karena mereka percaya senior mereka sudah tahu banyak dan nggak ada salahnya mereka nurut, toh mereka juga butuh saling mengenal dengan teman-teman satu angkatan.&lt;br /&gt;Namun kami dalam konteks yang berbeda, teman. Di mana kami semua setara dalam satu tingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf teman, masalah ini sepertinya semakin meluas. Awalnya kita kurang setuju karena makrabnya itu di malam hari dan menginap, tapi kalian mengutarakan jawaban yang sebenarnya bukan jawaban yang menyelesaikan pertanyaan ‘kenapa harus malam dan menginap?’ Saya tidak mengerti kenapa kalian mengutarakan jawaban yang terlalu luas untuk pertanyaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para perencana makrab berkata bahwa dalam acara makrab kita sharing, mengutarakan masalah yang kita rasakan dalam satu forum. Saya salut dengan usaha kalian menyatukan kita, namun apakah kalian lupa kalau kita ini setara. Jika ada pergesakan saat acara sharing, siapa yang akan menengahi kalau tidak ada steering committee? Siapa yang akan menetralkan suasana jika tidak ada senior yang kita semua segani?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(to be continued)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-3370929696353932831?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/3370929696353932831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/11/heart-storming.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/3370929696353932831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/3370929696353932831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/11/heart-storming.html' title='Heart-storming'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-5576269916455458086</id><published>2011-10-18T08:07:00.000-07:00</published><updated>2011-10-18T08:09:44.203-07:00</updated><title type='text'>AKU, NICA, DAN SALICYL BEDAK GATAL</title><content type='html'>Udah jadi kebiasaan Nica, temen sekamarku, melumuri wajahnya menggunakan Salicyl bedak gatal. Jangan kuatir, karena bukan hanya kalian yang jadi heran dibuatnya, akupun gak kalah heran. Yang ku tahu, Salicyl itu bedak gatal yang TIDAK untuk dikonsumsi wajah yang sedang dalam kondisi normal. Bahkan aku tahu Salicyl pun karena pernah dipakai Farah. Waktu itu pantat adikku si Farah gatal ampe bentol-bentol, terus pantatnya ditaburi sama mama pake Salicyl Bedak Gatal karena mama gak berani pake Bedak Herocyn, secara walaupun katanya TopCer, tapi tuh bedak memberikan sensasi rasa terbakar di kulit. Mungkin mama kuatir Farah jadi tambah item gara-gara kulitnya terasa terbakar. *gak ngaruh deh*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap habis mandi, pulang kuliah, dan mau tidur, Nica selalu menutul-nutul *aduh bahasanya gak enak banget* wajahnya menggunakan Salicyl. Bagi yang gak paham arti menutul-nutul, yang dimaksud menutul-nutul adalah menaburi Salicyl di telapak tangan kiri, lalu jari telunjuk tangan kanan nyolek bedak yang ada di tangan kiri, terus menempel-nempelkannya di wajah sehingga membentuk polkadot-polkadot kecil yang kami sebut tutul. Kenapa kami namai tutul? Karena wajah Nica lebih mirip kulit badan Macan Tutul dibanding kulit wajah manusia NORMAL setelah dia melakukan ritualnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguhlah si Nica itu orang yang Istiqomah, artinya orang yang melakukan sesuatu dengan rutin. Rutin banget. Awalnya aku gak terbiasa dengan ritualnya, karena dialah orang pertama yang kulihat saat membuka mata di pagi hari. Sumpah gak asik banget kalo kamu bangun tidur, yang pertama kali dilihat adalah wajah berpolkadot putih! Sering aku menjerit saat pertama kali membuka mata. Takut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal kalian tahu, Jahil is my middle name. Aku nemuin KTP dengan foto dan tanda tanganku dengan kolom nama tertulis Dyah ‘Jahil’ Mustikareni. *lebai deh*&lt;br /&gt;Sumpah, ritual Nica membuat tanganku gatal. *lalu aku minta Salicyl nya dikit buat ngurangi gatal di tanganku* Nggak nggak, maksudnya, aku jadi pengin banget njahilin. Udah berkali-kali Salicyl aku umpetin biar pas pulang kuliah Nica stress kehilangan soulmate nya. *jahat*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma kadang aku gak tega *kadang lho*. Akhirnya ku beritahu tempat persembunyian Salicyl. Cuma setiap malam, di saat dia telah selesai melukis polkadot di wajahnya, tak lupa aku berdoa, berharap Salicyl raib di dunia ini. Pabriknya jadi pabrik kolor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya doa ku terkabul. Bukan bukan, pabriknya masih tetap jadi pabrik Salicyl, gak ganti jadi pabrik kolor. Bisa dibilang setengah terkabul sih. Akhirnya kemarin tanggal 16 Oktober 2011 Nica lupa membawa Salicyl Bedak Gatal! Alias ketinggalan di rumah. Orang pertama yang bersorak di atas penderitaannya adalah aku. Ya, aku. Akhirnya dia tidak memberi polkadot di wajahnya. Tapi doa ku tidak dikabulkan sempurna. Malam harinya dia memaksaku untuk mengantarkannya ke apotek membeli Salicyl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lo sih berdoanya yang nggak-nggak. Pokoknya lo kudu bertanggungjawab! Anterin gue cari Salicyl  sekarang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meluncurlah kita ke apotek Sekaran. Apotek terdekat dari kost. Beruntung sekali, di sana stok Salicyl Bedak Gatal HABIS! Kembali aku bersorak, nari-nari di pinggir jalan. Tapi NIca gak mau menyerah. Dia tetep ngotot cari Salicyl, di apotek Patemon. Jaraknya 2 km dari Apotek pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bodohnya aku, aku ngebiarin Nica yang nyetir motor. Aku punya riwayat trauma mbonceng Nica. Gimana nggak trauma coba, dia nyetirnya kayak orang mabok! Dikiranya aku kucing apa, nyawanya ada 9? Apalagi waktu di jalan dia berpapasan dengan mantan pacarnya, yang sama-sama nyetir motornya kayak orang mabok. Mungkin saking senengnya ya, dia nyetir motornya jadi pake gaya zig-zag goyang patah-patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah kami di apotek Patemon, dengan selamat. Apes sekali, stok Salicyl Bedak Gatal di sana masih banyak. Mungkin aku gak sadar ngucap doa semoga di Patemon ada Salicyl, karena sumpah aku gak tahan lama-lama disetirin Nica. Lama-lama bisa menyebabkan penuaan dini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-5576269916455458086?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/5576269916455458086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/10/aku-nica-dan-salicyl-bedak-gatal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/5576269916455458086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/5576269916455458086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/10/aku-nica-dan-salicyl-bedak-gatal.html' title='AKU, NICA, DAN SALICYL BEDAK GATAL'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-440249032597210721</id><published>2011-10-18T07:41:00.000-07:00</published><updated>2011-10-18T07:50:31.863-07:00</updated><title type='text'>EFEK MATAHARI TERBENAM, DI KAMAR KAMI</title><content type='html'>Sendirian di kamar, mlongo nunggu mesin cuci di lantai 3 berhenti berputar *berputar secara harfiah, karena mesin cucinya goyang heboh sana-sini*. Nica, temen sekamarku yang hobi mudik *berhubung rumahnya di Kudus, deket dari sini* belum juga sampai kost. Di tengah ke-mlongoanku, aku merasa kalo sekarang kamarku jadi so sweet. Aku duduk di kasur, serasa lagi naik perahu di tengah danau, dengan guling sebagai dayungku. Di sebelah kanan terlihat matahari terbenam yang berwarna orange. Di sebelah kiri, kulihat siluet senja dengan warna orange khasnya, pepohonan melambai-lambai tertiup angin. Semilir angin senja menerpa wajahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kalian percaya, berarti kalian sama begonya denganku. Lagi asyik-asyik berfantasi *duile*, tiba-tiba si Upil membuka pintu kamarku. Dia terkejut, akupun terkejut. Guling terkejut, cicak terkejut. Semuanya terkejut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upil: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Ngapa koh? Cengar-cengir dhewek!”&lt;/span&gt; (artinya: Ngapain lo? Senyam-senyum sendiri!)&lt;br /&gt;Aku: (nyengir)&lt;br /&gt;Upil: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dening kamarmu siki peteng retung yak? Loh, opo kui, cahaya warna oren?”&lt;/span&gt; (Kok sekarang kamar lo gelap banget sih? Lho, apaan tuh, cahaya warna orange?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat percakapan tersebut terlihat asyik, akupun menjawabnya dengan bahasa Banyumas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Kuwee, Kost Sri Hardi pasang tandon banyu anyar. Nesss, pasange pas nang njaba glasboke inyong! Mulane kamare dadi oren! Tandone kenang srengenge mangklih kaya kuwee.”&lt;/span&gt;(tuh Kost Sri Hardi pasang tandon air baru. Shit, masangnya pas di Luar glassbox gue! Makanya nih kamar jadi orange! Tandonnya terkena paparan sinar matahari, jadinya begini!)&lt;br /&gt;Upil: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“njur ngapa koh kowe merem-merem karo cengar-cengir? Nguwel-nguwel guling napa!”&lt;/span&gt; (terus ngapa lo merem-merem sambil nyengir? Ngucel-ucel guling segala!)&lt;br /&gt;Aku: (nyengir) &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Lah, critane bhaen nyong lagi nang danau di senja hari, hehehe." &lt;/span&gt;(Yah, ceritanya gue lagi di danau di senja hari. Hehehe.)&lt;br /&gt;Upil: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Cah gemblung! Ngeneh bukune inyong, aja di jagongi!”&lt;/span&gt; (Gila lu! Sini buku gue jangan lo dudukin!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kisah aslinya. Sumpah aku dongkol banget waktu pulang latihan drama, kamarku yang semula berwarna hijau berubah menjadi orange kesilau-silauan kayak jeruk mandarin yang udah mateng. Tambahan bunyi orang ngebor beton pun terdengar. Aku teriak-teriak sambil memukul-mukul tembok ala bintang FTV lagi frustasi. Kemungkinan tuh bapak ngebor sisi luar tembok itu.&lt;br /&gt;“Pak, tandonnya jangan taroh di situ paaaaaak!”&lt;br /&gt;Yang bikin tambah stress, aku baru inget kalo temboknya tebel banget, dan nggak ada jendela di sisi tembok tersebut. Otomatis bapak pengebornya ndenger, kecuali kalo dia Superman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-440249032597210721?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/440249032597210721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/10/efek-matahari-terbenam-di-kamar-kami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/440249032597210721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/440249032597210721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/10/efek-matahari-terbenam-di-kamar-kami.html' title='EFEK MATAHARI TERBENAM, DI KAMAR KAMI'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-7065353261955026419</id><published>2011-07-28T18:39:00.000-07:00</published><updated>2011-07-28T19:03:17.201-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Culture'/><title type='text'>Comparison between Indonesian traditional music instrument (Gamelan) and Japanese traditional music instrument (Gagaku)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;History of gamelan music&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The gamelan predates the Hindu-Buddhist culture that dominated Indonesia in its earliest records and instead represents a native art form. The instruments developed into their current form during the Majapahit Empire. In contrast to the heavy Indian influence in other art forms, the only obvious Indian influence in gamelan music is in the Javanese style of singing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In Javanese mythology, the gamelan was created by Sang Hyang Guru in Saka era 167 (c. AD 230), the god who ruled as king of all Java from a palace on the Maendra mountains in Medangkamulan (now Mount Lawu). He needed a signal to summon the gods and thus invented the gong. For more complex messages, he invented two other Gongs, thus forming the original gamelan set.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The earliest image of a musical ensemble is found on the 8th century Borobudur temple, Central Java. Musical instruments such as the bamboo flute, bells, drums in various sizes, lute, and bowed and plucked string instruments were identified in this image. However it lacks metallophones and xylophones. Nevertheless, the image of this musical ensemble is suggested to be the ancient form of the gamelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the palaces of Java are the oldest known ensembles, the Munggang and Kodokngorek gamelans, apparently from the 12th century. These formed the basis of a "loud style". A different, "soft style" developed out of the kemanak tradition and is related to the traditions of singing Javanese poetry, in a manner which is often believed to be similar to performance of modern bedhaya dance. In the 17th century, these loud and soft styles mixed, and to a large extent the variety of modern gamelan styles of Bali, Java, and Sunda resulted from different ways of mixing these elements. Thus, despite the seeming diversity of styles, many of the same theoretical concepts, instruments, and techniques are shared between the styles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;History of gagaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the 7th century, the gakuso (a zither) and the gakubiwa (a short-necked lute) had been introduced in Japan from China. Various instruments including these two were the earliest used to play gagaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagaku, the oldest classical music in Japan, was introduced into Japan with Buddhism from the Korean Peninsula. In 589, Japanese official diplomatic delegations were sent to China (during the Sui dynasty) to learn Chinese culture.&lt;br /&gt;Komagaku and togaku arrived in Japan during the Nara period (710-794), and settled into the basic modern divisions during the Heian period (794-1185). Gagaku performances were played by musicians who belonged to hereditary guilds. During the Kamakura period (1185-1333), military rule was imposed and gagaku was performed in the homes of the aristocracy, but rarely at court. At this time, there were three guilds based in Osaka, Nara and Kyoto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because of the Ōnin War, a civil war from 1467 to 1477 during the Muromachi period, gagaku in ensemble had been stopped playing in Kyoto for about 100 years. In the Edo era, Tokugawa government re-organized the court style ensemble, which is the direct roots of the present one.&lt;br /&gt;After the Meiji Restoration of 1868, musicians from all three guilds came to the capital and their descendants make up most of the current Tokyo Imperial Palace Music Department. By that time, the present ensemble composition had been established, which consists of three wind instruments – hichiriki, ryūteki, and shō (bamboo mouth organ used to provide harmony) – and three percussion instruments – kakko (small drum), shoko (metal percussion), and taiko (drum) or dadaiko (large drum), supplemented by gakubiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagaku also accompanies classical dance performances (called bugaku 舞楽), and both are used in religious ceremonies by the Tenrikyo movement and a few Buddhist temples.&lt;br /&gt;Gagaku is related to theater, which developed in parallel. Noh was developed in the 14th century.&lt;br /&gt;Today, gagaku is performed in two ways:&lt;br /&gt;• as kangen, concert music for winds, strings and percussion,&lt;br /&gt;• as bugaku, or dance music for which the stringed instruments are omitted.&lt;br /&gt;Komagaku survives only as bugaku.&lt;br /&gt;Contemporary gagaku ensembles, such as Reigakusha (伶楽舎), perform contemporary compositions for gagaku instruments. This sub-genre of contemporary works for gagaku instruments, which began in the 1960s, is called reigaku (伶楽). 20th century composers such as Tōru Takemitsu have composed works for gagaku ensemble, as well as individual gagaku instruments.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;THE INSTRUMENTS OF GAMELAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• metallophones&lt;br /&gt;• xylophones&lt;br /&gt;• drums&lt;br /&gt;• gongs&lt;br /&gt;• bamboo flutes&lt;br /&gt;• bowed and plucked strings,&lt;br /&gt;• and also vocalists.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;THE INSTRUMENT OF GAGAKU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wind, string and percussion instruments are essential elements of gagaku music.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wind&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Hichiriki (篳篥), oboe&lt;br /&gt;- O-hichiriki (大篳篥)&lt;br /&gt;- Ryūteki (龍笛), transverse flute&lt;br /&gt;- Shō (笙), mouth organ&lt;br /&gt;- U (竽), large mouth organ&lt;br /&gt;- Komabue (高麗笛)&lt;br /&gt;- Azuma-asobi-bue (東遊笛, also called chukan&lt;br /&gt;- Kagurabue (神楽笛)&lt;br /&gt;- Shakuhachi (尺八)&lt;br /&gt;- Haishō (排簫)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;String&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;* Gakubiwa (楽琵琶), 4-stringed lute&lt;br /&gt;* Gakuso (koto, 箏), 13-string zither of Chinese origin&lt;br /&gt;* Kugo, (箜篌)angled harp used in ancient times and recently revived&lt;br /&gt;* Genkan (阮咸)&lt;br /&gt;* Yamatogoto (大和琴, also called wagon), zither of Japanese origin, with 6 or 7 &lt;br /&gt;  strings&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Percussion&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Shōko (鉦鼓), small gong, struck with two horn beaters&lt;br /&gt;- Kakko (鞨鼓), small hourglass-shaped drum struck with two wooden sticks&lt;br /&gt;- Tsuri-daiko (釣太鼓), drum on a stand with ornately painted head, played with a &lt;br /&gt;  padded stick&lt;br /&gt;- Ikko, small, ornately decorated hourglass-shaped drum&lt;br /&gt;- San-no-tsuzumi (三の鼓), hourglass-shaped drum&lt;br /&gt;- Shakubyoshi (笏拍子, also called shaku), clapper made from a pair of flat wooden &lt;br /&gt;  sticks&lt;br /&gt;- Hōkyō (方響)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Influence on Western music&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The gamelan has been appreciated by several western composers of classical music, most famously Claude Debussy who heard a Javanese gamelan play at the Paris Exposition of 1889 (World's Fair). (The gamelan Debussy heard was in the slendro scale and was played by Central Javanese musicians.) Despite his enthusiasm, direct citations of gamelan scales, melodies, rhythms, or ensemble textures have not been located in any of Debussy's own compositions. However, the equal-tempered whole tone scale appears in his music of this time and afterward, and a Javanese gamelan-like heterophonic texture is emulated on occasion, particularly in "Pagodes", from Estampes (solo piano, 1903), in which the great gong's cyclic punctuation is symbolized by a prominent perfect fifth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The composer Erik Satie, an influential contemporary of Debussy, also heard the Javanese gamelan play at the Paris Exposition of 1889. The repetitively hypnotic effects of the gamelan were incorporated into Satie's exotic Gnossienne set for piano. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direct homages to gamelan music are to be found in works for western instruments by John Cage, particularly his prepared piano pieces, Colin McPhee, Lou Harrison, Béla Bartók, Francis Poulenc,Olivier Messiaen, Pierre Boulez, Bronislaw Kaper and Benjamin Britten. In more recent times, American composers such as Henry Brant, Steve Reich, Philip Glass, Dennis Murphy, Loren Nerell,Michael Tenzer, Evan Ziporyn, Daniel James Wolf and Jody Diamond as well as Australian composers such as Peter Sculthorpe, Andrew Schultz and Ross Edwards have written several works with parts for gamelan instruments or full gamelan ensembles. I Nyoman Windha is among contemporary Indonesian composers that have written compositions using western instruments along with Gamelan. Hungarian composer György Ligeti wrote a piano étude called Galamb Borong influenced by gamelan. American folk guitarist John Fahey included elements of gamelan in many of his late-60s sound collages, and again in his 1997 collaboration with Cul de Sac, The Epiphany of Glenn Jones. The experimental art-rock band King Crimson, while not using gamelan instruments, used interlocking rhythmic paired guitars that were influenced by gamelan. On the debut EP of Sonic Youth the track 'She's not Alone' has a gamelan timbre. Experimental pop groups The Residents, 23 Skidoo (whose 1984 album was even titled Urban Gamelan), Mouse on Mars, His Name Is Alive, Xiu Xiu, Macha, Saudade, The Raincoats and the Sun City Girls have used gamelan percussion. The gamelan has also been used by British multi-instrumentalist Mike Oldfield at least three times, "Woodhenge" (1979), "The Wind Chimes (Part II)" (1987) and "Nightshade" (2005). Avant-garde performance band Melted Men uses Balinese gamelan instruments as well as gamelan-influenced costumes and dance in their shows. The Moodswinger built by Yuri Landman gives gamelan–like clock and bell sounds, because of its 3rd bridge construction. Indonesian-Dutch composer Sinta Wullur has integrated Western music and gamelan for opera.&lt;br /&gt;Recently, many Americans were first introduced to the sounds of gamelan by the popular anime film Akira. Gamelan elements are used in this film to punctuate several exciting fight scenes, as well as to symbolize the emerging psychic powers of the tragic hero, Tetsuo. The gamelan in the film's score was performed by the members of the Japanese musical collective Geinoh Yamashirogumi, using their semar pegulingan and jegog ensembles. Gamelan and kecak are also used in the soundtrack to the video games Secret of Mana and Sonic Unleashed. The musical soundtrack for the Sci Fi Channel series Battlestar Galactica features extensive use of the gamelan, particularly in the 3rd season, as do Alexandre Desplat's scores for Girl With A Pearl Earring and The Golden Compass.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loops of gamelan music appear in electronic music. An early example is the Texas band Drain's album Offspeed and In There, which contains two tracks where trip-hop beats are matched with gamelan loops from Java and Bali and recent popular examples include the Sofa Surfers' piece Gamelan, or EXEC_PURGER/.#AURICA extracting, a song sung by Haruka Shimotsuki as part of the Ar tonelico: Melody of Elemia soundtracks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Influence on Western music (GAGAKU)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginning in the 20th century, several western classical composers became interested in gagaku, and composed works based on gagaku. Most notable among these are Henry Cowell (Ongaku, 1957),La Monte Young (numerous works of drone music, but especially Trio for Strings, 1958), Alan Hovhaness (numerous works), Olivier Messiaen (Sept haïkaï, 1962), Lou Harrison (Pacifika Rondo, 1963), Benjamin Britten (Curlew River, 1964), and Bengt Hambraeus (Shogaku, from Tre Pezzi per Organo, 1967).&lt;br /&gt;One of the most important gagaku musicians of the 20th century, Masataro Togi (who served for many years as chief court musician), instructed American composers such as Alan Hovhaness andRichard Teitelbaum in the playing of gagaku instruments.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By :&lt;br /&gt;Dyah Mustikareni&lt;br /&gt;Dimas Wahyu R&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source:&lt;br /&gt;wikipedia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-7065353261955026419?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/7065353261955026419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/07/comparison-between-indonesian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/7065353261955026419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/7065353261955026419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/07/comparison-between-indonesian.html' title='Comparison between Indonesian traditional music instrument (Gamelan) and Japanese traditional music instrument (Gagaku)'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-5631185980179787449</id><published>2011-05-30T06:35:00.000-07:00</published><updated>2011-05-30T07:31:07.211-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengangguran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>HANYA RINDU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-akZVgkF5axI/TeOp1QNFT1I/AAAAAAAAAEw/4cybNWXQIKI/s1600/edit.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-akZVgkF5axI/TeOp1QNFT1I/AAAAAAAAAEw/4cybNWXQIKI/s320/edit.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612516292981772114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya rindu, masa-masa Senior High School saya.&lt;br /&gt;Saya rindu, ada di perempatan pukul 06.45.&lt;br /&gt;Saya rindu, menunggu angkudes kuning, namun akhirnya yang datang bejo atau unto.&lt;br /&gt;Saya rindu, naik angkudes pukul 06.55, satu angkudes sama Mak Endhel, Mak Lele, Mak Cabi, dan Pak Cipluk.&lt;br /&gt;Saya rindu, turun angkudes terus berlarian karena gerbang sudah hampir ditutup Pak Lir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fay-Fay memang benar. Saya telah berubah.&lt;br /&gt;Saya tidak &lt;span style="font-style:italic;"&gt;go-green&lt;/span&gt; lagi, sekarang sudah bawa motor sendiri, ke mana-mana tidak naik angkutan umum lagi.&lt;br /&gt;Saya telah pensiun menjadi Ratu Telat, sekarang menjadi Miss On-Time &lt;span style="font-style:italic;"&gt;*tapi kadang telat juga ding...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya sekarang menjadi kurang sabar.&lt;br /&gt;Saya sekarang menjadi lebih berani.&lt;br /&gt;Saya sering menuntut hak yang tidak saya dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang,&lt;br /&gt;Saya ingin menjadi Reni yang dulu.&lt;br /&gt;Yang selalu have fun,&lt;br /&gt;yang selalu take everything easy,&lt;br /&gt;yang selalu spontanitas,&lt;br /&gt;yang selalu tertawa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu mengubah seseorang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-5631185980179787449?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/5631185980179787449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/05/hanya-rindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/5631185980179787449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/5631185980179787449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/05/hanya-rindu.html' title='HANYA RINDU'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-akZVgkF5axI/TeOp1QNFT1I/AAAAAAAAAEw/4cybNWXQIKI/s72-c/edit.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-7022727540444449389</id><published>2011-04-30T09:12:00.000-07:00</published><updated>2011-04-30T11:04:44.191-07:00</updated><title type='text'>ASAL USUL BAHASA MELAYU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Vsq85AH5LyM/TbxO5xFHhYI/AAAAAAAAAEo/8u-3zODPncM/s1600/asal_u2.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 327px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Vsq85AH5LyM/TbxO5xFHhYI/AAAAAAAAAEo/8u-3zODPncM/s400/asal_u2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601438790876366210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-7022727540444449389?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/7022727540444449389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/04/asal-usul-bahasa-melayu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/7022727540444449389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/7022727540444449389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/04/asal-usul-bahasa-melayu.html' title='ASAL USUL BAHASA MELAYU'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Vsq85AH5LyM/TbxO5xFHhYI/AAAAAAAAAEo/8u-3zODPncM/s72-c/asal_u2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-8919328932303043062</id><published>2011-04-23T00:56:00.000-07:00</published><updated>2011-04-23T01:11:00.454-07:00</updated><title type='text'>Contoh Descriptive Text</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PO PANDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TqP_5fjnTMM/TTaMjrkmXqI/AAAAAAAAADw/rBukMybRMQg/s1600/kung-fu-panda-maquette.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 392px; height: 460px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TqP_5fjnTMM/TTaMjrkmXqI/AAAAAAAAADw/rBukMybRMQg/s1600/kung-fu-panda-maquette.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Po Panda is the main character in Kung Fu Panda movie. He is a unique big fat panda. His feather color is black and white. The black ones are in his ears, around eyes, nose, arms, and legs. The rest are white. He has very big body, because he loves eating very much. Although he has fat body, he has skill at Kung Fu. Kung Fu skill is in his blood, and it makes he become a dragon warrior. Dragon warrior is someone mastering Kung Fu and has responsibility to protect the citizen in Valley of Peace from any kind of beast.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Po Panda is a unique dragon warrior. He becomes unbeatable just because he thinks that his enemies are food, meal, or snack that he has to eat. Although he is a great dragon warrior, he is still modest. He teaches children in mastering first level of Kung Fu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-8919328932303043062?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/8919328932303043062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/04/contoh-descriptive-text.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/8919328932303043062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/8919328932303043062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/04/contoh-descriptive-text.html' title='Contoh Descriptive Text'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TqP_5fjnTMM/TTaMjrkmXqI/AAAAAAAAADw/rBukMybRMQg/s72-c/kung-fu-panda-maquette.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-2943442153227205277</id><published>2011-02-16T00:34:00.001-08:00</published><updated>2011-02-18T23:24:41.733-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengangguran'/><title type='text'>Cinta Sejati di Spongebob Squarepants</title><content type='html'>Di serial Spongebob Squarepants, ada beberapa tokoh yang mencintai tokoh lain namun bukan dari spesies yang sama (dan beberapa yang sangat tak wajar). Contoh-contohnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Spongebob Squarepants dengan Krabby Patty&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_knR3-BleUUw/THB9hcUjHeI/AAAAAAAAAO0/Tlg5Tlw6qKE/s1600/Spongebob.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 544px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_knR3-BleUUw/THB9hcUjHeI/AAAAAAAAAO0/Tlg5Tlw6qKE/s1600/Spongebob.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita tahu, Spongebob senang sekali bekerja di Krusty Krab. Pada salah satu serialnya, Spongebob begitu mencintai Krabby Patty hingga tidak tega memakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Patrick Star dengan Tiang Lampu Jalan&lt;br /&gt;&lt;a href="http://images.wikia.com/spongebob/images/a/a6/The_First_Krabby_Kronicle.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 180px;" src="http://images.wikia.com/spongebob/images/a/a6/The_First_Krabby_Kronicle.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini diceritakan di serial yang berjudul Krabby Kronicle, Patrick "digosipkan" menikahi tiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sheldon Plankton dengan Karen&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_C7LChpVokwc/TDzM2gUQj3I/AAAAAAAAAEQ/_JnE7qzaHsk/s1600/24grlu1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 473px; height: 350px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_C7LChpVokwc/TDzM2gUQj3I/AAAAAAAAAEQ/_JnE7qzaHsk/s1600/24grlu1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karen adalah komputer Plankton yang selalu menghibur Plankton ketika mengalami kegagalan. Plankton biasa menyebutnya Karen si Istri Komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Eugene Krab dengan Uang&lt;br /&gt;&lt;a href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTHQIbDoy3jq2k_5I0rVVNgcHNUJ-fO8UHLec6C9eIIig0fXaxsXbBE5Q"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 79px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTHQIbDoy3jq2k_5I0rVVNgcHNUJ-fO8UHLec6C9eIIig0fXaxsXbBE5Q" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hal ini jelas tak dapat dipungkiri lagi. Haha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Squidward Tentacles dengan Patricia&lt;br /&gt;&lt;a href="http://i1.ytimg.com/vi/8dEeFmjygQM/default.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 90px;" src="http://i1.ytimg.com/vi/8dEeFmjygQM/default.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Patricia sebenarnya adalah Patrick yang menyamar dan bekerja di Krusty Krab. Kalian bisa menemukan Patricia di serial Spongebob yang berjudul "That's No Lady". Tidak ada seorangpun yang mengetahui penyamaran Patrick kecuali Spongebob, namun pada akhirnya penyamaran tersebut terbongkar setelah Patrick mengaku bahwa dia menyamar. Squidward yang sudah jatuh cinta dengan Patricia hanya berkata, " Sepertinya aku harus mandi." Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Eugene Krab dengan Nyonya Puff&lt;br /&gt;&lt;a href="http://media.tumblr.com/tumblr_lfces9qFJJ1qa7jbi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 370px;" src="http://media.tumblr.com/tumblr_lfces9qFJJ1qa7jbi.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tuan Krab memang sangat mencintai uang, namun di serial "Krusty Love", tuan Krab juga begitu mencintai Nyonya Puff. Nyonya Puff telah membuat Tuan Krab berhenti jadi pelit untuk sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa contoh tokoh di Serial Spongebob Squarepants yang memiliki cinta sejati. Serial Spongebob Squarepants bukan hanya menyajikan kisah-kisah komedi, tapi juga mengandung nilai-nilai moral dan kata-kata mutiara yang bila kita perhatikan sangat dalam maknanya.&lt;br /&gt;Kirim di komentar jika ada tambahan, terima kasih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~kukang~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-2943442153227205277?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/2943442153227205277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/02/cinta-antar-spesies-di-spongebob.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2943442153227205277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2943442153227205277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/02/cinta-antar-spesies-di-spongebob.html' title='Cinta Sejati di Spongebob Squarepants'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_knR3-BleUUw/THB9hcUjHeI/AAAAAAAAAO0/Tlg5Tlw6qKE/s72-c/Spongebob.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-7691027173861593410</id><published>2011-01-03T17:27:00.000-08:00</published><updated>2011-01-03T17:33:34.487-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengangguran'/><title type='text'>MENCARI KEBENARAN TUHAN</title><content type='html'>Disela-sela jeda kuliah, saya berbincang-bincang dengan seorang teman.&lt;br /&gt;Dia bertanya, “Apa sih gunanya sholat???”&lt;br /&gt;Someone answer, “itu kan Cuma sebuah ritual.”&lt;br /&gt;The other, “Emang udah keharusan kali???”&lt;br /&gt;“Untuk mbukti’in kalo kamu yakin ma Tuhanmu.”&lt;br /&gt;Ada juga yang jawab, “Gag tau!”&lt;br /&gt;Hemm, what was she talking about? Saya diam sejenak, “Untuk bersyukur dan memohon sesuatu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ngVH7OrEJNs/TNKNx3xbzmI/AAAAAAAAAFE/eFX4BDrI2ho/s1600/rahasia-sholat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 521px; height: 294px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ngVH7OrEJNs/TNKNx3xbzmI/AAAAAAAAAFE/eFX4BDrI2ho/s1600/rahasia-sholat.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan itu emang bentar dan tak ditemukan jawaban yang memuaskan. Tapi gag tahu kenapa itu kepikiran sampai sekarang. Bukan kepikiran “buat apa sholat?” tapi kepikiran “kenapa dia bisa punya pikiran apa gunanya sholat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dulu koq aku gag pernah punya pikiran macam itu. Yang udah diperintahkan, ya jalanin aja. Hemm, mungkin itu yang buatku kadang ngrasa males njalaninnya kalo aku lagi ngrasa Tuhan gag adil ma aku (astagfirlahh…). Karena aku punya dasar, sholat untuk bersyukur. Dan sholatku  jadi lebih giat (sunnah pun tariiiik!) dan tepat waktu kalo lagi memohon sesuatu. Oh my God… apa aku salah???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-7691027173861593410?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/7691027173861593410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/01/mencari-kebenaran-tuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/7691027173861593410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/7691027173861593410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2011/01/mencari-kebenaran-tuhan.html' title='MENCARI KEBENARAN TUHAN'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ngVH7OrEJNs/TNKNx3xbzmI/AAAAAAAAAFE/eFX4BDrI2ho/s72-c/rahasia-sholat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-1024377994665718986</id><published>2010-12-19T20:53:00.000-08:00</published><updated>2010-12-19T21:10:55.680-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Itu Hanya Sebuah PRIVASI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://rtmulcahy.files.wordpress.com/2007/06/chainsoflove.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 299px;" src="http://rtmulcahy.files.wordpress.com/2007/06/chainsoflove.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu menyamar sebagai orang lain untuk ngerjain pasanganmu, dan dia marah, itu haknya. Kau tak perlu pusing, itu hanya sebuah privasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu ngecek inbox pasanganmu, dan dia kurang berkenan, itu haknya. Kau tak perlu marah, itu hanya sebuah privasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu membuka akun facebook dan tweeter pasanganmu , dan dia terlihat kuatir, itu haknya. Kau tak perlu penasaran, itu hanya sebuah privasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu merasa ada yang salah pada pasanganmu lalu bertanya kau mengapa, dan dia jawab tidak apa-apa, itu haknya. Kau tak perlu memaksanya bicara, itu hanyalah sebuah privasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YtG7LfyWKdk/S5s6g5pIpCI/AAAAAAAAACw/rW30r_X-gOE/S760/emo_love.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 544px; height: 429px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YtG7LfyWKdk/S5s6g5pIpCI/AAAAAAAAACw/rW30r_X-gOE/S760/emo_love.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Privasi,&lt;br /&gt;Seberapa banyak kau memberi privasi pada pasanganmu, maka sejauh itu jarakmu dengan pasanganmu. Dalam suatu hubungan, tidak hanya cinta yang dibutuhkan, melainkan pemahaman dan pengertian. Kamu tak perlu merasa terasing, cobalah pahami pasanganmu. Manusia selain sebagai makhluk social juga sebagai makhluk individu, ada beberapa hal yang tidak ingin diketahui orang lain, dan kita perlu menghargai itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasanganmu telah berkomitmen memilihmu menjadi pendamping, dan kamu perlu sadar kalau kamulah orang terpilih yang mendapatkan privasi tersedikit darinya. Kau tak perlu menuntutnya untuk mempersilakanmu masuk ke area privasinya. Kaulah orang yang paling tahu tentang dirinya, jadi untuk apa khawatir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayailah pasanganmu, selama dia belum pernah mengkhianatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm1.static.flickr.com/58/220279254_17c20cbec5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 500px; height: 470px;" src="http://farm1.static.flickr.com/58/220279254_17c20cbec5.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“aku percaya padanya kalau akulah satu-satunya wanita yang dia inginkan  menjadi pendampingnya. Aku percaya dia menyayangi dan mencintaiku. Tak ada alasan untuk menuntutnya lebih, karena Cinta bukan hanya meminta, tetapi juga memberi dan menerima.”&lt;br /&gt;-kukang-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-1024377994665718986?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/1024377994665718986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/12/itu-hanya-sebuah-privasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1024377994665718986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1024377994665718986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/12/itu-hanya-sebuah-privasi.html' title='Itu Hanya Sebuah PRIVASI'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YtG7LfyWKdk/S5s6g5pIpCI/AAAAAAAAACw/rW30r_X-gOE/s72-c/emo_love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-4109309335199750986</id><published>2010-12-02T08:48:00.000-08:00</published><updated>2010-12-08T08:48:25.677-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Ada Juga Yang Seperti Ini</title><content type='html'>John dan Jessica telah berumah tangga selama 7 tahun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://dwihutapea.files.wordpress.com/2010/08/love1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://dwihutapea.files.wordpress.com/2010/08/love1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka saling mencintai, namun Jessica sejak awal menutupi semua perasaan cintanya terhadap John..Ia begitu takut apabila John mengetahui betapa ia mencintai pria itu, John lantas meninggalkannya sebagaimana kekasih-kekasihnya selama ini..Tapi tidak bagi John..Ia selalu menyatakan perasaan cintanya kepada Jessica dengan tulus dan begitu terbuka..Setiap saat ketika bersama Jessica, John selalu menunjukkan cintanya yang besar,  seolah-olah itulah saat akhir John bersama Jessica..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica selalu bersikap tidak menyenangkan terhadap John..Setiap saat dia selalu mencoba menguji seberapa besar cinta John terhadapnya. Jessica selalu mencoba melakukan hal-hal yang keterlaluan dan diluar batas kepada John..Meski Jessica tahu betapa hal itu sungguh salah, namun melihat sikap John yang tetap berlaku baik padanya, membuat Jessica tetap bertahan untuk melihat seberapa besar kesungguhan cinta pria yg dinikahinya itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama pernikahan mereka.. Jessica bangun siang..Dia tidak sempat menyiapkan sarapan untuk John ketika John hendak berangkat kerja..Namun John tetap tersenyum dan mengatakan, “Tidak apa-apa..Nanti aku bisa sarapan di kantor..”&lt;br /&gt;Saat John pulang dari kantor, Jessica tidak sengaja memasak makanan yang tidak disukai John..Meski menyadari hal itu, Jessica tetap memaksakan agar suaminya mau makan makanan itu..John tetap tersenyum dan berkata, ” Wah..sepertinya sudah saatnya aku belajar menghadapi tantangan..Masakanm u sepertinya tantangan yang hebat, sayang..Aku sudah tidak sabar untuk menyantapnya.” Jessica terkejut, tapi tidak mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam saat Jessica terlelap John memanjatkan doa, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Tuhan….Di pagi pertama pernikahan kami Jessica tidak membuatkanku sarapan. Padahal aku begitu ingin bercakap-cakap di meja makan bersamanya sambil membicarakan betapa indah hari ini, di hari pertama kami menjalani kehidupan baru sebagai suami istri.. Tapi tidak apa-apa, Tuhan.. Karena sepertinya Jessica kelelahan setelah resepsi pernikahan kami tadi malam..Bantulah kekasih hatiku ini, Tuhan agar dia boleh punya tenaga yang cukup untuk menghadapi hari baru bersamaku besok..Tuhan, Engkau tau betapa aku tidak bisa makan spaghetti karena pencernaanku yang tidak begitu baik..Tapi sepertinya Jessica sudah bekerja keras untuk masak makanan itu..Mampukan aku untuk menghargai setiap apa yang dilakukan istriku kepadaku, Tuhan..Jangan biarkan aku menyakiti perasaannya meski itu tidak mengenakkan bagiku..”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_OiLgUXZkwsc/Rb1yVojkF-I/AAAAAAAAACE/E-Dtt0-wgFw/s320/BrideGroom.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://bp1.blogger.com/_OiLgUXZkwsc/Rb1yVojkF-I/AAAAAAAAACE/E-Dtt0-wgFw/s320/BrideGroom.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun kedua pernikahan mereka..John membangunkan Jessica pagi-pagi untuk berdoa bersama..Namun Jessica menolak dan lebih memilih melanjutkan tidurnya. John tersenyum dan akhirnya berdoa seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari sepulang kantor, John mengajak Jessica berjalan-jalan ke taman..Meski terpaksa, Jessica akhirnya mau juga ke tempat dimana dulu perasaannya begitu berbunga-bunga saat bersama John..Tetapi Jessica menolak rangkulan John, dan berkata, “Jangan, John..Aku malu..”..John tersenyum dan berkata, “Ya, aku mengerti..” Jessica melihat kekecewaan dimata John, namun tidak melakukan apapun untuk menghilangkan kekecewaan itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Tuhan..Ampuni aku yang tidak bisa membawa istriku untuk lebih dekat padaMU pagi hari ini..Mungkin tidurnya kurang karena pikirannya yang sedang berat..Tapi aku yakin, Tuhan besok Jessica mau bersama-sama denganku bercakap-cakap kepadaMu..Tuhan, Engkau juga tahu kesedihanku saat Jessica meolak kurangkul ketika ke taman hari ini. Tapi tidak apa-apa Dia sedang datang bulan, mungkin karena itu perasaannya juga jadi lebih sensitive Mampukan aku untuk melihat suasana hati istriku, Tuhan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.detik.com/content/2009/08/21/766/AIRMATA-dalam(abcnews).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 285px; height: 285px;" src="http://images.detik.com/content/2009/08/21/766/AIRMATA-dalam(abcnews).jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ketiga pernikahan mereka. Mereka kini mempunyai seorang putera bernama Mark. Jessica menjadi tidak pernah lagi meneruskan kebiasaannya membaca bersama John sebelum tidur. Jessica semakin sering menolak ciuman John..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica memarahi John habis-habisan sore itu ketika John lupa mencuci tangan saat akan menggendong Mark ketika John pulang kerja..Jessica tahu betapa hal itu membuat John terpukul..Namun idealismenya terhadap mendidik Mark membuat Jessica mengabaikan perasaan John..Dan John tetap tersenyum..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Tuhan, Engkau tahu betapa sedih hatiku saat ini..Semenjak kelahiran Mark, aku kehilangan begitu banyak waktu bersama Jessica..Aku merindukan saat-saat kami membaca bersama sebelum tidur dan menciuminya sebelum ia tertidur..Tapi tidak apa-apa..Dia begitu capek mengurusi Mark seharian saat aku bekerja di kantor..Hanya saja, biarkanlah dia tetap terus tertidur dalam pelukanku, Tuhan….Karena aku begitu mencintainya. Sore tadi Jessica memarahiku karena aku lupa mencuci tangan saat menggendong Mark, Tuhan..Aku begitu kangen pada anakku sehingga teledor melakukan sebagaimana yg diminta istriku..Engkau tahu betapa aku terluka akan kata-kata Jessica, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica mungkin hanya kuatir terhadap kesehatan anak kami Mark apabila aku langsung menggendongnya. .Kesehatan Mark lebih penting daripada harga  diriku.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun keempat pernikahan mereka.. Jessica tidak ingat memasak makanan kesukaan John di hari ulang tahunnya..Jessica terlalu sibuk belanja sehingga lupa bahwa John selalu minta dibuatkan Blackforest dengan taburan coklat dan ceri diatasnya setiap ulang tahunnya tiba..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica juga lupa menyetrika kemeja John yang menyebabkan John terlambat ke kantor pagi itu karena John terpaksa menyetrika sendiri kemejanya..Jessica tau kesalahannya,  namun tidak menganggap hal itu sebagai sesuatu hal yang penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Tuhan, Untuk kali pertama Jessica lupa membuatkan Blackforest kesukaanku di hari ulang tahunku ini..Padahal aku sangat menyukai kue buatannya itu. Menikmati kue Blackforest buatannya membuatku bersyukur mempunyai istri yang pandai memasak sepertinya, dan merasakan cintanya padaku.. Namun tahun ini aku tidak mendapatinya.  Tapi tidak apa-apa..mungkin lebih banyak hal-hal lain yang jauh lebih penting daripada sekedar Blackforest itu. Paling tidak, aku masih mendapatkan senyuman dan ciuman darinya hari ini. Ampuni aku, Tuhan apabila tadi pagi aku lupa tersenyum kepada Jessica..Aku terlalu sibuk menyetrika bajuku dan memikirkan pekerjaanku di kantor..Jessica sepertinya lupa untuk melakukan hal itu, meski aku sudah meminta tolong padanya tadi malam. Jangan biarkan aku melampiaskan emosiku karena dampratan atasanku akibat keterlambatanku hari ini kepada Jessica,  Tuhan.. Jessica mungkin keliru menyetrika kemeja mana yang seharusnya kupakai hari ini.. Lagipula, sepatuku begitu mengkilap..Aku yakin Jessica sudah berusaha keras agar aku kelihatan menarik saat presentasiku tadi..Terima kasih untuk kebaikan istriku, Tuhan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun kelima pernikahan mereka. Jessica menampar dan menyalahkan John karena Mark sakit sepulang mereka berenang..John terlalu asyik bermain-main dengan Mark sehingga tidak menyadari betapa Mark sangat sensitive terhadap dinginnya air kolam renang, yang mengakibatkan Mark terpaksa dirawat dirumah sakit….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica mengancam akan meninggalkan John apabila terjadi apa-apa dengan Mark..Jessica melihat genangan air mata di mata John, namun kekerasan hatinya lebih menguasainya ketimbang perasaan John.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Malaikat tahu betapa saat itu John lantas menuju ke Kapel rumah sakit dan memanjatkan doanya sambil menangis..&lt;span style="font-style:italic;"&gt;” Tuhan..Tadi Jessica menamparku karena kelalaianku menjaga Mark sehingga dia sakit.. Belum pernah Jessica bersikap dan berkata sekasar itu padaku, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica benar-benar kuatir terhadap anak kami sehingga ia bersikap demikian..Tapi Tuhan, aku begitu terluka saat ia mengatakan akan meninggalkanku. Engkau tahu betapa ia adalah belahan jiwaku. Jangan biarkan hal itu terjadi, Tuhan..Mungkin dia begitu dikuasai kekuatiran sehingga melampiaskannya padaku..Tidak apa-apa, Tuhan..Tidak apa-apa. Asal dia mendapat ketenangan, aku akan merasa bersyukur sekali.. Dan sembuhkanlah putera kami, Mark agar dia boleh kembali dapat ceria dan bermain-main bersama kami lagi, Tuhan..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun keenam pernikahan mereka.. Jessica semakin menjaga jarak dengan John setelah kehadiran Rebecca, puteri mereka..Jessica tidak pernah lagi menemani John makan malam karena menjaga puteri mereka yang baru berusia 5 bulan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica juga menjual kalung berlian pemberian John dan menggantinya dengan perhiasan lain yang lebih baru. Ketika John mengetahui hal itu, Jessica tau John menahan amarahnya, namun Jessica berdalih, “John, itu hanya kalung berlian biasa. Lagipula, aku bukan menjualnya, melainkan menukarnya dengan perhiasan yang lebih baru..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya..&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Tuhan, Aku begitu kesepian melewatkan makan malam sendirian tanpa Jessica bersamaku.. Aku begitu ingin terus bercerita dan tertawa bersamanya di meja makan..Engkau tau, itulah penghiburanku untuk melepas kepenatanku setelah seharian bekerja di kantor..Tapi tidak apa-apa..Rebecca tentu lebih membutuhkan perhatiannya daripadaku.. Lagipula, Mark kadang-kadang mau menemaniku.. Hanya saja, jangan biarkan aku memendam sakit hati kepada Jessica karena menjual kalung pemberianku. .Engkau tau begitu lama aku menabung dan bekerja ekstra demi menghadiahinya kalung itu, hanya untuk membuktikan terima kasihku padanya atas kesetiaan dan pengabdiannya sebagai istriku dan ibu dari anak-anakku. Ampuni aku apabila tadi aku sempat berpikir untuk marah padanya..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ketujuh pernikahan mereka.. Jessica sama sekali tidak mengindahkan kebiasaannya membelai kepala John dan mencium kening suaminya sebelum John berangkat kantor..Padahal Jessica tau, selama ini apabila dia lupa melakukannya, John selalu kembali kerumah siang hari demi mendapatkan belaian dan ciuman Jessica untuknya..Karena John tidak akan pernah tenang bekerja apabila hal itu belum dilakukan Jessica padanya..Jessica tidak mengucapkan I LOVE YOU untuk kali pertama dalam 7 tahun pernikahan mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di tahun ketujuh itu pula, John mengalami kecelakaan saat akan berangkat ke kantor..Ia mengalami pendarahan yang hebat, yang membuatnya terbaring tidak sadarkan diri di ranjang rumah sakit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica begitu terguncang dan terpukul.. Ia begitu takut kehilangan John, suami yang dicintainya. .Yang selalu ada kapan saja dia butuhkan..Yang selalu dengan tersenyum menampung semua emosi dan kemarahannya.  Yang tak pernah berhenti mengatakan betapa John mencintainya. . Tak sedikitpun Jessica beranjak dari sisi tempat tidur John..Tangannya menggenggam erat jemari suaminya yang terbaring lemah tak sadarkan diri..Bibirnya terus mengucapkan I LOVE YOU, karena ia ingat kalau ia belum mengatakan kalimat itu hari ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena begitu sedih dan lelah menunggui John, Jessica tertidur..Dalam tidurnya, malaikat yang selama ini mendengar doa-doa John pada Tuhan membawa Jessica melihat setiap malam yg John lewatkan untuk mendoakan Jessica..Ia menangis sedih melihat ketulusan dan rasa cinta yg besar dari John padanya..Tak sedikitpun John menyalahkannya atas semua sikapnya yang tidak mempedulikan perasaan dan harga diri John selama ini..Alih-alih demikian, John malahan menyalahkan dirinya sendiri.. Jessica menangis menahan perasaannya. Dan untuk kali pertama dalam hidupnya, Jessica berdoa, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Tuhan, ampuni aku yang selama ini menyia-nyiakan rasa cinta suamiku terhadapku..  Ampuni aku yang tidak memahami perasaan dan harga dirinya selama ini.. Beri aku kesempatan untuk menunjukkan cintaku pada suamiku, Tuhan.. Beri aku kesempatan untuk meminta maaf dan melayaninya sebagai suami yang kucintai..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Dan ketika Jessica terbangun, Ia melihat pancaran kasih suaminya menatapnya..” Kamu keliatan begitu lelah, sayang.. Maafkan aku yang tidak berhati-hati menyetir sehingga keadaannya mesti jadi begini dan membuatmu kuatir..Aku tidak konsentrasi saat menyetir karena memikirkan bahwa kau lupa mengatakan I LOVE YOU padaku..”..Belum selesai John berbicara, Jessica lantas menangis keras dan menghambur ke pelukan suaminya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Maafkan aku, John..Maafkan aku..I LOVE YOU..I really Love you..Kaulah matahariku, John..Aku tidak bisa bertahan tanpamu..Aku berjanji tidak akan pernah lupa lagi mengatakan betapa aku mencintaimu. .Aku berjanji tidak akan pernah mengabaikan perasaan dan harga dirimu lagi..I LOVE YOU, John..I LOVE YOU.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semoga diantara kita tidak ada Jessica, dan tidak ada John. Cinta kita butuh keseimbangan. Saling mengerti dan mengingatkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOVE YOU FAY FAY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;http://www.andriapriyadi.com/suatu-kisah-cinta-sejati/&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-4109309335199750986?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/4109309335199750986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/12/john-dan-jessica-telah-berumah-tangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/4109309335199750986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/4109309335199750986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/12/john-dan-jessica-telah-berumah-tangga.html' title='Ada Juga Yang Seperti Ini'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_OiLgUXZkwsc/Rb1yVojkF-I/AAAAAAAAACE/E-Dtt0-wgFw/s72-c/BrideGroom.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-1278958948953260425</id><published>2010-11-28T20:07:00.000-08:00</published><updated>2010-11-28T20:15:08.389-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengangguran'/><title type='text'>Kunok: Rest in Piece (not peace)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://freemarket.kiev.ua/images_goods/Nokia/Nokia-1208-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 312px; height: 400px;" src="http://freemarket.kiev.ua/images_goods/Nokia/Nokia-1208-1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jreng jreeeeeeeeeeeng!&lt;br /&gt;Pengganti kunok sementara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-1278958948953260425?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/1278958948953260425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/11/kunok-rest-in-piece-not-peace.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1278958948953260425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1278958948953260425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/11/kunok-rest-in-piece-not-peace.html' title='Kunok: Rest in Piece (not peace)'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-3280438341948603505</id><published>2010-07-27T18:44:00.000-07:00</published><updated>2010-07-27T19:08:50.334-07:00</updated><title type='text'>100th Day Anniversary</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/TE-OphZw1LI/AAAAAAAAADg/W0sM19heiI8/s1600/01052010(001).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 152px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/TE-OphZw1LI/AAAAAAAAADg/W0sM19heiI8/s200/01052010(001).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498770514034873522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pertengahan april, saya mengantar iPong alias Ifa ke Citra Land, cari kado ultah untuk cowok nya. Setelah cape menjelajahi isi CL, otakku memberi ide untuk membeli suatu barang (jenis, harga, dan merek dirahasiakan demi kepentingan bersama, he…) karena kelamaan menunggu pesanan kado kelar karena emang pelanggannya banyak, aku dan Ifa berdiri di pojok sambil nggosip. Entah kenapa dari pergosipan itu saya jadi tambah kangen ma Fay2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik: wajarlah… kan aku ma Fay2 Long distance.&lt;br /&gt;Jahat: kalo kangen puLkam dong! Bawa duit kan? Langsung capcuz ke agen, terus pesen tiket!&lt;br /&gt;Baik: Lha kan belum prepare?&lt;br /&gt;Jahat: aLah… yang penting bawa badan ma duit! Weekend juga.&lt;br /&gt;Baik: terus iPong ditinggal gitu? Dasar jahat!&lt;br /&gt;Jahat: pake ngasih saran gift ginian sih, kan lama,,.kangen mbok rasake dewe.  Awas kalo ngerekomendasikan gift buat 4th year anniversary nya.&lt;br /&gt;Baik: anniversary…? (muncul ide : on)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya langsung buka Kunok (read: Ponsel Nokia 5200 ku),membiarkan si baik dan si jahat main jadi gladiator. Saya me lihat kalender, dan…&lt;br /&gt;“Oh, bentar lagi 5 Mei, aku ma Fay2 genap 100 hari. Rayain anniversary kecil-kecilan akh. Tapi gift nya apa ya..?”&lt;br /&gt;Di saat saya berpikir keras, tiba waktu nya go home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kost, saya melihat lukisan wajah mBak Ratna di pintu kamar mandi di dalam kamarnya. That’s it!&lt;br /&gt;Aku langsung menghubungi Rifa, temanku anak Seni Rupa, minta tolong tuk dilukisin. Dan dia setuju, senangnya…&lt;br /&gt;“Aku bisanya Selasa. Oke?”&lt;br /&gt;Tapi ternyata… aku baru inget kalo hari selasa aku full kuliah dari pagi mpe sore. Dan antara aku dan Rifa gag ada notification. Lagi musim Mid juga.&lt;br /&gt;“Wah, gift nya harus buatanku sendiri nih. Tapi apa ya? ngLukis? Ntar jadinya gag karuan…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari itu, umi weekend di kost ku. Biasa, kami curhat-curhatan. Dia juga memperlihatkan sesuatu yang diberikan Ain, cowoknya. Dan dari situ aku muncul ide.&lt;br /&gt;Saya copy dalam satu folder pilihan foto-foto ku ma fay2. Lalu saya rangkai biar jadi satu file. Hem,,, kurang menyentuh.&lt;br /&gt;“Pake moviemaker.” Umi dan Ain mengerti kegalauan hatiku.&lt;br /&gt;Great! Moviemaker kan bias diiringi suara juga??? Dan suara yang terlintas adalah Lagu Ku Ingin Selamanya milik Ungu. Dengan mantap saya garap movie. Merasa ada yang kurang gara-gara Cuma di isi foto-foto, muncul ide buat mencantumkan kata-kata puitis juga. Di edit berulang-ulang, ulang, ulang, dan ulang. Lalu muncul ide lagi buat di insert rekaman video ku di ending nya. Berangkatlah ke taman perpus tuk syuting di hari selasa. Kenapa taman perpu? Because that spot is my favorite area in UNNES! Kamis dini hari jadi juga akhirnya. =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya coba membakarnya di BLANK CD, terjadi ke error an pada kompie Sebeh saya. Damn! Persediaan CD Kosong abis Lagi! Padahal pagi itu punya rencana ma Gendud Sayang ke Guci. Lalu dengan PD-nya saya minta mampir ke Comal buat beli BLANK CD dengan alibi mau mbakar slide show. Hehehe… ra modal…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ke Guci kami bercanda, tertawa, dan berlebai-lebaian bersama. Gag terasa pantat mulai panas, dan di depan terlihat “Selamat Datang di Wisata ALam Guci Indah”&lt;br /&gt;Senyum melengkung di kedua bibir kami.&lt;br /&gt;Tapi…&lt;br /&gt;Di dalam perjalanan ada Bapak2 dipinggir jalan, seolah-olah serupa tukang parkir.&lt;br /&gt;“Monggo mas, monggo…”&lt;br /&gt;Fay2 udah siap2 mau belok. But… Gag sengaja saya melihat plang HOTEL *********!&lt;br /&gt;GOD!&lt;br /&gt;Helm Fay2 pun jadi sasaran tinjuku.&lt;br /&gt;“Kaget aku, kenapa sih?” Fay2 protes.&lt;br /&gt;“Heh! Gendud! Itu tempat parkir Hotel? Mau ke sana? Aku sih wegah melu!”&lt;br /&gt;Terlihat dari spion wajah  Fay2 pucat pasi.&lt;br /&gt;“Maaf Rey, tak kira tempat parkir wisata… =’(”&lt;br /&gt;“ -_-)’ Makanya, Lain kali baca dulu!”&lt;br /&gt;“Iya iya..  ^^o”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah di our DESTINATION yang sebenarnya, dan kami bingung nyari tempat parkir.&lt;br /&gt;“Cari tempat parkir aman ya Rey…”&lt;br /&gt;Nhoh nhoh? Tapi kok beloknya ke penginapan? Punggung Fay2 ampe panas gara2 saya gebukin terus.&lt;br /&gt;“Tempat parkir nii..”Fay2 dengan tenang njawab.&lt;br /&gt;Eh, iya… ternyata tempat parkirnya ke arah penginapan. Tapi tetep aja, ditawari “kamar”.&lt;br /&gt;“Iya pak ntar.” Jawabku.&lt;br /&gt;Dzigg! &lt;br /&gt;“HUSH!!!”&lt;br /&gt;Tangan Fay2 berat juga kalo nyenggol kepalaku dengan sengaja. Hahay!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Have a walk di daerah pegunungan asik banget. Gag panas! Kami jalan di kerumunan para pengunjung lain. Saat itu adalah hari libur, jadi rame banget. Ditengah kerumunan tercium aroma yang menggugah selera. Hemm, jagung bakar…&lt;br /&gt;(kruyuuuk…) kupegang perutku sambil pamer gigi ke Fay2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami duduk di tepi sungai *gag tepi-tepi amat, cenderung dekat tempat ganti baju -_-)’ sambil menikmati  jagung bakar, dengan pemandangan orang-orang lagi pada berendam *kurang asik.&lt;br /&gt;Gag lama kemudian, hujan turun. Kalo di sinetron-sinetron, suasana yang gituan ntu jadi suasana romantic. but trust me, gag ada kesan romantic sama sekali! Gimana nggak, walaupun kami dapat tempat berlindung, tetap gag luput dari air hujan. Dingin, pastinya. Tambahan ada rombongan yang ikut neduh, dan kami harus berbagi tempat *ya iyalah, emang ntu tempat punya moyangku! He..,&lt;br /&gt;Aku teringat akan kepingan disk yang berisi slide foto kami *yang kusebut  100th Anniversary Movie, hehe..&lt;br /&gt;Kucolek lengan Fay2, sambil tersenyum kuberikan kepingan disk ntu.&lt;br /&gt;“Ntar  di setel ya…” Pesanku.&lt;br /&gt;“Hemm, mencubriyokan… -_-)?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian jagung bakar di tangan kami tinggal tonggolnya, hujanpun reda sudah. Kami pun beranjak jalan-jalan. Di Guci banyak orang yang memanfaatkan waktunya buat berendam air panas. Tapi menurut aku dan Fay2, that’s not a good idea.&lt;br /&gt;Kami melewati tukang buat cincin. Settt! Fay2 menarikku ke sana.&lt;br /&gt;BUAT CINCIN DENGAN UKIRAN NAMA, BISA DITUNGGU&lt;br /&gt;“Ayo rey… dipilih dipilih.. ^m^” kok malah Fay2 yang promosi? Abang tukang cincin Cuma tersenyum sambil ngelanjutin kesibukannya.&lt;br /&gt;“Benarkah…? ioi” jawabku dengan nada lebai, dan abang tukang cincin kembali memandang sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Rerey satu.. Fay2 satu… Ntar ditulis nama kita.. ^^,”&lt;br /&gt;Gag tahu kenapa, walaupun Fay2 bersikap seperti biasa, tapi kok aku ngrasa dapet suasana romantic *tumben.&lt;br /&gt;Keromantisan memudar ketika gag ada cincin yang pas di jari manisku. Semuanya kebesaran!&lt;br /&gt;“Mbaknya jarinya imut banget si..”&lt;br /&gt;“Gag bang, jari pacar saya aja yang kebesaran ^m^v”&lt;br /&gt;“ini mbak, coba cincin yang ini.”&lt;br /&gt;Waw! Malah kekecilan.,,!&lt;br /&gt;“pake di kelingking coba.” Fay2 mulai cape.&lt;br /&gt;Pas si… tapi kok dipake di kelingking?&lt;br /&gt;“Gag papa Rey, daripada make di jempol?”&lt;br /&gt;He…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/TE-Pog1IrXI/AAAAAAAAADo/7fNRodZgsmA/s1600/03062010(001).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/TE-Pog1IrXI/AAAAAAAAADo/7fNRodZgsmA/s200/03062010(001).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498771596213005682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ting… teng… ting… teng…&lt;br /&gt;Si Abang mulai ngukir nama Rey&amp;Fay di cincin Fay2 dan Fay&amp;Rey di cincinku.&lt;br /&gt;And ta daaa! That’s it hadiah 100th day anniversary dari Fay2. Ah, terharu… ioi&lt;br /&gt;Rasa terharu itu membuat kami lapar lagi. Mie ayam pun jadi sasaran. Hehehe…&lt;br /&gt;Udah jam 2.00 siang. Kami pun bersiap-siap pulang. Keluar dari tempat wisata, kami melewati tempat yang pemandangannya bagus banget. Fay2 memberhentikan motornya. Kami turun, menikmati indahnya pemandangan sambil foto-foto. Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun pulang. Dan sejak kami ke guci, kami selalu tidak lupa memakai cincin dengan ukirn nama kami. ^_^&lt;br /&gt;*kecuali swaktu sholat, mandi, dan kegiatan-kegiatan lain yang memungkinkan gag cocok buat cincin kami, hehe…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-3280438341948603505?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/3280438341948603505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/07/100th-day-anniversary.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/3280438341948603505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/3280438341948603505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/07/100th-day-anniversary.html' title='100th Day Anniversary'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/TE-OphZw1LI/AAAAAAAAADg/W0sM19heiI8/s72-c/01052010(001).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-6939902411254600131</id><published>2010-06-06T18:54:00.000-07:00</published><updated>2010-06-06T18:54:14.440-07:00</updated><title type='text'>SpongeBob Mood Badge</title><content type='html'>&lt;a href="http://apps.facebook.com/spongebob_mood"&gt;SpongeBob Mood Badge&lt;/a&gt;: "Put the SpongeBob Mood badge on your page."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-6939902411254600131?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://apps.facebook.com/spongebob_mood' title='SpongeBob Mood Badge'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/6939902411254600131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/06/spongebob-mood-badge.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/6939902411254600131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/6939902411254600131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/06/spongebob-mood-badge.html' title='SpongeBob Mood Badge'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-1534156858982729261</id><published>2010-03-29T19:33:00.000-07:00</published><updated>2010-03-29T19:46:01.584-07:00</updated><title type='text'>A.K.U.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s.myniceprofile.com/myspacepic/460/46081.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 338px; height: 500px;" src="http://s.myniceprofile.com/myspacepic/460/46081.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya aku&lt;br /&gt;Mungkin tak ada yang mampu memahami maksud hati&lt;br /&gt;Seluruhnya&lt;br /&gt;Hingga bagian terkecil&lt;br /&gt;Bagian paling sepele&lt;br /&gt;Yang tak dianggap penting oleh mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;Yang tersenyum karena bahagia&lt;br /&gt;yang tersenyum karena tersakiti&lt;br /&gt;yang tak lagi menangis&lt;br /&gt;oh, tak bisa menangis&lt;br /&gt;hati tak pernah mengizinkan mata menampakkan kesedihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang ku kagumi,&lt;br /&gt;Berusaha memberi keceriaan&lt;br /&gt;Kenapa dia tak ingin membagi kesedihan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan kau mampu memendam segala sakit sendiri?&lt;br /&gt;Kau obati lukamu sendiri&lt;br /&gt;Kau selalu tahan mata tuk tidak menetaskan setitik air&lt;br /&gt;Tak kah kau tahu, sakit ini tak tertahankan&lt;br /&gt;Namun kau selalu berucap&lt;br /&gt;“dunia telah memiliki berbagai macam kesedihan,&lt;br /&gt;Tuk apa kau berikan kesedihan lagi? Tersenyumlah demi dunia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku&lt;br /&gt;Dipikiran mereka , tak pernah tahu derita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati&lt;br /&gt;Hatiku,&lt;br /&gt;Hatiku yang ingin terlihat tegar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan hatiku&lt;br /&gt;Rasa sakit dibalik kepolosan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_FLFiNlC4ypg/R-PVFuX3AGI/AAAAAAAAAJc/Yeh5YH4REpM/s320/smiley+crying.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://bp2.blogger.com/_FLFiNlC4ypg/R-PVFuX3AGI/AAAAAAAAAJc/Yeh5YH4REpM/s320/smiley+crying.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-1534156858982729261?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/1534156858982729261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/03/aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1534156858982729261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1534156858982729261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/03/aku.html' title='A.K.U.'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_FLFiNlC4ypg/R-PVFuX3AGI/AAAAAAAAAJc/Yeh5YH4REpM/s72-c/smiley+crying.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-2395619820247080100</id><published>2010-03-28T00:52:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T01:18:31.239-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Literature'/><title type='text'>The Difference Between Narrow Sense and Broad Sense</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"PIECES OF ME"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (Ashlee Simpson)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.teardropspublishing.net/images/Pieces_of_Me_cover_WEB.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 389px;" src="http://www.teardropspublishing.net/images/Pieces_of_Me_cover_WEB.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On a Monday, I am waiting&lt;br /&gt;Tuesday, I am fading&lt;br /&gt;And by Wednesday, I can't sleep&lt;br /&gt;Then the phone rings, I hear you&lt;br /&gt;And the darkness is a clear view&lt;br /&gt;Cuz you've come to rescue me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fall... With you, I fall so fast&lt;br /&gt;I can hardly catch my breath, I hope it lasts&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Chorus:]&lt;br /&gt;Ohhhhh&lt;br /&gt;It seems like I can finally rest my head on something real&lt;br /&gt;I like the way that feels&lt;br /&gt;Ohhhhh&lt;br /&gt;It's as if you know me better than I ever knew myself&lt;br /&gt;I love how you can tell&lt;br /&gt;All the pieces, pieces, pieces of me&lt;br /&gt;All the pieces, pieces, pieces of me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I am moody, messy&lt;br /&gt;I get restless, and it's senseless&lt;br /&gt;How you never seem to care&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When I'm angry, you listen&lt;br /&gt;Make me happy it's your mission&lt;br /&gt;And you won't stop til I'm there&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fall... Sometimes I fall so fast&lt;br /&gt;When I hit that bottom&lt;br /&gt;Crash, you're all I have&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Chorus:]&lt;br /&gt;Ohhhhh&lt;br /&gt;It seems like I can finally rest my head on something real&lt;br /&gt;I like the way that feels&lt;br /&gt;Ohhhhh&lt;br /&gt;It's as if you known me better than I ever knew myself&lt;br /&gt;I love how you can tell&lt;br /&gt;All the pieces, pieces, pieces of me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How do you know everything I'm about to say?&lt;br /&gt;Am I that obvious?&lt;br /&gt;And if it's written on my face...&lt;br /&gt;I hope it never goes away... yeah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On a Monday, I am waiting&lt;br /&gt;And by Tuesday, I am fading into your arms...&lt;br /&gt;So I can breathe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Chorus:]&lt;br /&gt;Ohhhhh&lt;br /&gt;It seems like I can finally rest my head on something real&lt;br /&gt;I like the way that feels&lt;br /&gt;Ohhhhh&lt;br /&gt;It's as if you've know me better than I ever knew myself&lt;br /&gt;I love how you can tell&lt;br /&gt;Ohhhhh&lt;br /&gt;I love how you can tell&lt;br /&gt;Ohhhhh&lt;br /&gt;I love how you can tell&lt;br /&gt;All the pieces, pieces, pieces of me&lt;br /&gt;All the pieces, pieces, pieces of me...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Best Friends”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(Hanie Ika)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_LZ92yTgKeAQ/SCsO6JEac2I/AAAAAAAAD50/K06kKBPX36o/s320/Best+Friend+Necklaces.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_LZ92yTgKeAQ/SCsO6JEac2I/AAAAAAAAD50/K06kKBPX36o/s320/Best+Friend+Necklaces.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Best friends are &lt;span style="font-color:red;"&gt;very&lt;/span&gt; special people in your life. They are the first people you think about when you make plans. They are the first people you go to when you need someone to talk to. You will phone them up just to talk about nothing, or the most important things in your life. When you’re sad they will try their hardest to cheer you up. They give the best hugs in the world! They are the shoulder to cry on, because you know that they truly care about you. In most cases they would take a bullet for you, because it would be too painful to watch you get hurt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ANALYSIS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-color:green;"&gt;TEXT 1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;It belongs to narrow sense &lt;br /&gt;It has connotative meaning &lt;br /&gt;It gives aesthetic process &lt;br /&gt;It is imaginative &lt;br /&gt;It has variety meaning &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-color:green;"&gt;TEXT 2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;It belongs to broad sense&lt;br /&gt;It has denotative meaning&lt;br /&gt;It gives information&lt;br /&gt;It is a real fact&lt;br /&gt;It has explicit meaning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Conclusion:&lt;br /&gt;The first text belongs to literature and fiction. The second text belongs to non-literature and non fiction (real).&lt;br /&gt;Both of them tell us about friendship.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-2395619820247080100?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/2395619820247080100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/03/difference-between-narrow-sense-and.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2395619820247080100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2395619820247080100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/03/difference-between-narrow-sense-and.html' title='The Difference Between Narrow Sense and Broad Sense'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LZ92yTgKeAQ/SCsO6JEac2I/AAAAAAAAD50/K06kKBPX36o/s72-c/Best+Friend+Necklaces.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-7839287153584262557</id><published>2010-03-16T05:44:00.000-07:00</published><updated>2010-03-16T05:58:43.836-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Fay Fay</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S5994fEz6fI/AAAAAAAAAC4/YX4_OhB_fbo/s1600-h/wc.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S5994fEz6fI/AAAAAAAAAC4/YX4_OhB_fbo/s320/wc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449212483509414386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;si gendut...&lt;br /&gt;biar gendut aku tetep sayang.&lt;br /&gt;Kalau jadi kurus,&lt;br /&gt;aku tetep sayang gag ya?&lt;br /&gt;hehehe...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S599nIBrKOI/AAAAAAAAACw/A09p4etpsfg/s1600-h/I_love_you_in_sign_language(1).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S599nIBrKOI/AAAAAAAAACw/A09p4etpsfg/s320/I_love_you_in_sign_language(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449212185264466146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I LOVE YOU&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S59-SZyKhcI/AAAAAAAAADA/6Nl07jrAt2g/s1600-h/26022010(001).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S59-SZyKhcI/AAAAAAAAADA/6Nl07jrAt2g/s320/26022010(001).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449212928765625794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kemiripan gag ya? Kata nenek kalo mirip kemungkinan besar jodoh. Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S59_eRreEEI/AAAAAAAAADI/D2tZI6VULbk/s1600-h/25373_1150605943973_1792372418_294398_1419186_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S59_eRreEEI/AAAAAAAAADI/D2tZI6VULbk/s320/25373_1150605943973_1792372418_294398_1419186_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449214232260120642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-7839287153584262557?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/7839287153584262557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/03/fay-fay.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/7839287153584262557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/7839287153584262557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/03/fay-fay.html' title='Fay Fay'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S5994fEz6fI/AAAAAAAAAC4/YX4_OhB_fbo/s72-c/wc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-2561867623898518187</id><published>2010-03-04T01:51:00.000-08:00</published><updated>2010-11-28T20:06:40.323-08:00</updated><title type='text'>BAJIGUR : Yang Tak Ku Temui Selain di Comal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S4-DCX8mGXI/AAAAAAAAACo/2LNTAsgyBVc/s1600-h/untouchabLe_001.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S4-DCX8mGXI/AAAAAAAAACo/2LNTAsgyBVc/s320/untouchabLe_001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444714551325366642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas maghrib, saya dan Lia pergi ke tempat nongkrong yang tidak terlalu jauh dari rumah saya. Comal, salah satu kecamatan di kabupaten Pemalang bagian pantura. Pusat kecamatannya ada di desa di sekitar Pasar Comal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di pusat kecamatan, kami kebingungan mau nongkrong di mana. Lia merekomendasikan Sego Megono, yang tersebar di seluruh emperan dari pertigaan Blandong sampai Pasar Comal. but it’s not been the time to dinner yet, I thought.  Tanpa pikir panjang kami langsung tersenyum *karena punya pikiran yang sama* dan menuju “Waroeng Bajigur” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa penjual bajigur di Comal *yang tidak saya ketahui jumlahnya*. Kami memilih ke warung depan si Gedung Hijau, Pak Pegadaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, kami pesan segelas Bajigur *yang selalu terhidang dalam keadaan really really hot* yang lalu kami tiup-tiup di antara kepulan asap dan kami tuangkan ke lepek (alas cangkir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bajigur adalah minuman hangat *lebih tepat dikatakan panas* yang terbuat dari gula dan bubuk kakao yang disiram dengan santan mendidih. I swear, it tastes cosier more than you think. Hidangan pendamping bajigur adalah jajan pasar, seperti Risoles, Putu Ayu, Gorengan *menu wajib*, kacang, kenyut (kepalan ketela yang digoreng),Klepon , and many more, tergantung sang penjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar pembeli menghabiskan banyak waktu di warung (kecuali mereka yang membeli untuk dibawa pulang). Menikmati segelas bajigur sambil ngobrol sesekali mengunyah berbagai jajanan pasar yang ada adalah hal yang saya suka. Hemm, mungkin itulah Coffee Shop versi desa. Hahaha!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga segelas bajigur hanya Rp2.000,00. Dan jajan pasar all type 500-an. I think it’s so cheap! One more thing, Coffee Shop versi murah meriah gemah ripah. Heee….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana tidak pernah sepi. Sesekali ada musisi jalanan yang menyanyikan lagu-lagu campursari atau… sesuai request. Terasa sekali suasana “jadul”-nya.&lt;br /&gt;Dan untuk menghabiskan segelas bajigur, saya membutuhkan waktu sekitar satu jam. If you go to Pemalang, don’t forget to try Bajigur. =)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-2561867623898518187?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/2561867623898518187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/03/bajigur-yang-tak-ku-temui-selain-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2561867623898518187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2561867623898518187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/03/bajigur-yang-tak-ku-temui-selain-di.html' title='BAJIGUR : Yang Tak Ku Temui Selain di Comal'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/S4-DCX8mGXI/AAAAAAAAACo/2LNTAsgyBVc/s72-c/untouchabLe_001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-1592836038284769457</id><published>2010-02-23T02:44:00.001-08:00</published><updated>2010-02-23T02:46:24.611-08:00</updated><title type='text'>Di Balik Lagu I Need You VS I Need You (Groove Coverage).docx</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sxXIqUIexRM/R9zhezXMOqI/AAAAAAAAAVA/fn5NVy6fS0s/s1600/Groove%2BCoverage%2B-%2BGreatest%2BHits.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sxXIqUIexRM/R9zhezXMOqI/AAAAAAAAAVA/fn5NVy6fS0s/s1600/Groove%2BCoverage%2B-%2BGreatest%2BHits.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Strophe I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I know there's somethin´in your eyes,&lt;br /&gt;I know there's somethin´in your smile,&lt;br /&gt;makes me feel like loosin´all my thoughts tonight,&lt;br /&gt;Baby. Everyday I read between the lines,&lt;br /&gt;every night I'm searching for your signs.&lt;br /&gt;You belong to heaven's gate,&lt;br /&gt;angel of hope …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strophe II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So many things I failed to do…&lt;br /&gt;One thousand miles I'd run for you,&lt;br /&gt;you're still the only one I ever need, Baby!&lt;br /&gt;Everyday I read between the lines,&lt;br /&gt;every night I'm waiting for your signs.&lt;br /&gt;You belong to heaven's gate,&lt;br /&gt;angel of hope …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refrain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I need you, you're always on my mind.&lt;br /&gt;That's all you left behind, my love will last&lt;br /&gt;eternally …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I need you, like no one else before&lt;br /&gt;You're all that I adore, my love will last &lt;br /&gt;eternally … I need you …&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lagu tahun 2005 ini pertama kali kudenger waktu aku kelas 3 awal, dari kompie pertamaku. Pertama ku denger, aku langsung suka. Bukan karena liriknya (karena waktu itu telinga ku still so bad buat ndenger bahasa selain Indonesia dan Jawa, hehe…), tapi rhytm nya yang “menurutku” enak didengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas 1 SMA, aku dah gag punya file music ntu di kompie ku, gara-gara Sang Kompie kena serangan jantung, eh, serangan virus TATI.MYLOVE. Betapa bodohnya aku, punya kompie gag tak kasih anti virus (gaptek mode: on) dan kukira semua file ku ilang gag bersisa, ternyata cuma hidden. Sejak saat itu, mas kompie gag ku urus, sampai akhirnya dibawa sebeh, gag tau meh dijual atau sekadar dikiloin di tukang rongsok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Need You VS I Need You is a beautiful song. Gag tau apa maksud Groove Coverage ngasih judul I Need You VS I Need You. Kenapa gag I Need You aja? Menurutku itu judul yang berlebihan karena pada intinya I NEED YOU (aku butuh kamu). Ya kecuali kalo isinya dibedain, bukan Cuma kata ganti orang pertama yang “need”, tapi begitu juga kata ganti orang keduanya. Judulnya jadi I NEED YOU VS YOU NEED ME. Atau… yang dimaksud You itu 2 orang yang berbeda? Waduw… Let me see.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ Kukang mencoba memahami maksud I Need You VS I Need You ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hum, lagu ini terkesan ngebet banget. Groove Coverage menggambarkan kata ganti orang pertama yang sedang “in Love”, yang menunggu, mengharapkan, kata ganti orang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang buat aku bingung, antara bait pertama dan bait kedua, ada kesinambungannya kah? Itu hanya untuk satu orang apa satu orang perbait? Becoz, judulnya I Need You VS I Need You sih. Kalo Cuma I need You doang kan udah jelas yang dimaksud You Cuma satu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;‘Aku butuh kamu’ melawan ‘aku butuh kamu’… &lt;/b&gt;mungkinkah yang dimaksud Groove Coverage adalah kebingungan kata ganti orang pertama tentang siapa atau sosok apa yang sebenarnya dia butuhkan? Tapi kenapa aku gag menemukan tanda-tanda itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Aku tahu ada sesuatu di matamu&lt;br /&gt;Aku tahu ada sesuatu di senyummu&lt;br /&gt;Membuatku merasa seperti kehilangan semua pemikiranku malam ini&lt;br /&gt;Sayang. Setiap hari aku memahami yang tersirat&lt;br /&gt;Setiap malam aku sedang mencari untuk tanda-tandamu&lt;br /&gt;Kamu termasuk gerbang surga&lt;br /&gt;Malaikat Harapan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak sesuatu yang gagal untuk kulakukan…&lt;br /&gt;Seribu mil aku akan lari menghindari mu&lt;br /&gt;Kamu masih satu-satunya yang pernah aku butuhkan , sayang!&lt;br /&gt;Setiap hari aku memahami yang tersirat&lt;br /&gt;Setiap malam aku sedang menunggu tanda-tandamu&lt;br /&gt;Kamu termasuk gerbang surga&lt;br /&gt;Malaikat Harapan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku butuh kamu, kamu selalu dipikiranku&lt;br /&gt;Itulah semua yang kamu tinggalkan di belakang, cintaku akan bertahan selamanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku butuh kamu, seperti tak ada orang lain sebelumnya&lt;br /&gt;Kamulah semua yang aku puja&lt;br /&gt;cintaku akan bertahan selamanya…&lt;br /&gt;aku butuh kamu…&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-1592836038284769457?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/1592836038284769457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/02/di-balik-lagu-i-need-you-vs-i-need-you.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1592836038284769457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1592836038284769457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/02/di-balik-lagu-i-need-you-vs-i-need-you.html' title='Di Balik Lagu I Need You VS I Need You (Groove Coverage).docx'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sxXIqUIexRM/R9zhezXMOqI/AAAAAAAAAVA/fn5NVy6fS0s/s72-c/Groove%2BCoverage%2B-%2BGreatest%2BHits.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-2130326008070468648</id><published>2010-02-18T21:52:00.000-08:00</published><updated>2010-02-18T21:54:58.635-08:00</updated><title type='text'>ANDHEN</title><content type='html'>Aku kenal ma sesosok cewek yang begitu tegar. Usia nya sekitar  19 tahunan. Dia gag pernah ngeluh. Masalah seberat apapun, selalu dilalui dengan senyumannya yang manis. Dia gag kayak cewek kebanyakan, yang dikit-dikit nangis, terluka nangis, kehilangan sesuatu nangis. Yang kuingat dia menangis pada saat dia gag ngelakuin sesuatu yang sebenernya bisa dia lakuin, dan itu satu-satunya penyesalannya yang terdalam yang ku tahu. Dia cewek yang selalu belajar. Selalu belajar memahami lingkungan dan orang lain. Dia gag pernah meremehkan orang lain atau memandang orang lain rendah, karena dia juga gag ingin diperlakukan kayak gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok yang udah kenal kepribadiannya kebanyakan tertarik. Dia gag punya fisik yang membuat kaum hawa tertarik pada pandangan pertama. Daya tariknya (menurutku) inner beauty. Sayangnya dia gag terlalu suka menjalin hubungan kayak pacaran. Katanya dia hanya mau menjalin hubungan ma cinta sejatinya (tak anggap jodohnya kali ya?). “Sayangnya cinta sejati ku belum dateng, apa udah dateng tapi aku nya aja yang belum nyadar? Hehehe.” Dia gag pernah mencari. Kerjanya Cuma nunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia terkadang merasa memposisikan dirinya di posisi orang lain, ber-emphaty lah. What’s for? Ternyata dia ingin melihat sesuatu tidak hanya dari pandangannya saja. Dia suka begitu kalo memecahin masalah. Dia gag ingin salah ngambil keputusan. Dia punya prinsip, gag tentu yang menurut kita baik, di mata orang lain juga baik. Seolah-olah dia punya jargon “no way back”. Dia gag bisa meng-undo semua yang telah dilakukannya. Yang dia bisa Cuma mencari jalan keluar jika dia tahu dia di jalan yang salah.&lt;br /&gt;Hidupnya kayak jalan tol. Gag pernah dia berusaha belok. Keep moving forward, selalu ada jalan untuk jadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang aku berpikir, dia gag berpikir seperti cewek kebanyakan. Because someone has told me, cewek kebanyakan menyelesaikan masalah dengan emosi, yang kadang melakukan hal yang nonsense. Tapi dia nggak! Seperti pada cewek umumnya, pasti keluar emote nya. Tak lama kemudian diam, dan berpikir. Bagian yang ku suka adalah saat dia mengambil tindakan tepat yang gag pernah aku pikirkan. Lalu dia mulai bercerita apa dan mengapa dia ambil keputusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pernah sakit hati ma seseorang, tapi dia gag pernah nunjukin kalo dia benci banget ma orang itu. Expresinya datar datar aja saat bertemu. Dia gag pernah ambil pusing. How easy going girl she is!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memiliki kepribadian yang sempurna. Dia tetap jadi dirinya, yang easy going (kadang cuek), murah senyum, dan selalu berusaha jadi lebih baik. Dia pernah nunjukin aku sebuah novel atau apalah (aku lupa), yang terdapat kata-kata : “semua akan jadi lebih indah jika kita menjadi diri sendiri.”&lt;br /&gt;Setiap orang punya kepribadian yang berbeda-beda. Jadi jangan berpikir kita cocok ma seseorang karena punya kepribadian yang sama. Perbedaan membuatnya tahu lebih banyak dari yang dia pikirkan.&lt;br /&gt;Entah kenapa dia cocok dengan banyak orang dengan jadi dirinya sendiri. Aku belum pernah lihat dia jadi cermin orang lain. Sangat mustahil bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, gadis itu kukenal dengan nama Andhen. Aku dah kenal lamaaaaa banget ma dia. Aku aja sampai lupa sejak kapan dia ada di kehidupanku, sampai memori terlawas yang ada di kepalaku pun dihiasi dirinya. Dulu Dia selalu ada buat aku, apalagi kalo aku lagi sendiri.waktu masa balita, sering aku main masak-masakan, dan dia berperan jadi pembeli yang selalu kusebut pake panggilan Bu. Bu Andhen Bu Andhen. Hehehe… Sayang, setelah aku bukan anak-anak lagi (sampai sekarang), dia hanya ada saat aku lagi sendiri. Dia gag pernah ada dan mungkin gag pernah mau ada kalo aku lagi kumpul bareng temen atau keluarga.&lt;br /&gt;Aku kagum banget ma dia. Aku ingin jadi kayak dia. Dia sumber inspirasiku. Dia idolaku. Kalo ada acara Wannabe Wannabe an yang role mode nya bukan artis, pasti ku pilih dia!&lt;br /&gt;Dia pendengar yang baik. Sayang, dia gag bisa nanggepin atau ngasih saran kalo aku curhat. Dia Cuma bisa mendengar dan mendukung jika aku yakin, dan melarang jika aku ragu. Kelemahannya yang lain, teman-temanku gag tahu keberadaannya.&lt;br /&gt;Kenapa?&lt;br /&gt;Karena Andhen hanya SESOSOK TEMAN IMAJINASIKU YANG ADA SEJAK AKU MULAI BERIMAJINASI.&lt;br /&gt;Terdengar aneh mungkin, bagaimana bisa aku mengidolakan sesosok yang jelas-jelas gag nyata?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-2130326008070468648?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/2130326008070468648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/02/andhen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2130326008070468648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2130326008070468648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/02/andhen.html' title='ANDHEN'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-9159366706044344114</id><published>2010-01-27T19:47:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T20:19:35.467-08:00</updated><title type='text'>THAT ANGEL COMES (AGAIN)</title><content type='html'>06:26:51pm&lt;br /&gt;25/01/2010&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ren,.&lt;br /&gt;Q minta maaf ya..&lt;br /&gt;Q akhir2 ni srg gangguin km mulu,.&lt;br /&gt;Q gtw kang.. Hawa.ne pngen sms km mulu.h0h0..&lt;br /&gt;Maapkan aq ya kang..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Short Message from you looked strange. The one guy who I wait his presence, his Short Message, his call, why did have to feel that your presence disturb me? You didn’t remember when I was in a trouble; I sent you 2 or more screen for you?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;06:42:26pm&lt;br /&gt;25/01/2010&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Gpp ya ren,.&lt;br /&gt;Mumpung km lum dpt pengganti dy..&lt;br /&gt;Nek dah da cow lg kan q dah gbs sembarangan sms km truz kyk gini.he..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;My feeling was mixed. I don’t wanna look for subtituter. I only waited my angel went down. I didn’t know who my angel is, but you’re “guy with invisible angel” that I hope. I felt it just a dream, day dream. I ever had you disappointed twice, maybe more. Lucky me when you’re still able to communicate with me. Nonsense if you looked at me just like a year ago. In my mind, angel didn’t come twice. You’re “guy with invisible angel” who I ever let go.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;08:46:54pm&lt;br /&gt;25/01/2010&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Malaikat itu tak kan pergi kang,.&lt;br /&gt;Dy juga gmw.. Khlangan km..&lt;br /&gt;Dy syg bgtz kang ma km…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I didn’t suppose you still like a year ago. An angel I waited for actually is still with you. A friend who became my sharing spot if I had a problem with my boyfriend (ex-boyfriend now), who accompany me (via mobile phone) if I was almost crying when my (ex) boyfriend did unfair. I didn’t realize all of you did is just for the sake of communicating with me. I can’t imagine how pained he is when I told him “I love my boyfriend so much, I miss him, I will always understand him…”  T.T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I do understand what you feel. I ever had felt like that, a year ago. Suffering about a year because of hears my story is enough, sweetheart. I thought I was the strongest person, haa, that’s wrong. You’re stronger, I just like a little pieces.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You’re not “guy with invisible angel”, you’re “Angelish man”. Thanks a lot…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks, sweetheart. Thanks God. I will always try and try to make you keeping smile. I won’t never let you hurt. You’re the one who I look for.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-9159366706044344114?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/9159366706044344114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/01/that-angel-comes-again.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/9159366706044344114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/9159366706044344114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/01/that-angel-comes-again.html' title='THAT ANGEL COMES (AGAIN)'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-5215796849597428016</id><published>2010-01-11T23:28:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T23:34:05.432-08:00</updated><title type='text'>“ALONE, I’M LONELY”</title><content type='html'>Duduk  sendiri di bawah sebatang pohon Sengon besar. Taman perpus terasa asing saat ini. Entahlah, atau hatiku yang sedang mengasingkan diri dari feel of daily habits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I feel lost, oh maybe I get lost. Away from him make me feel that I am not my self. There’s a big empty space, like a hole in my heart. Bukan karena aku kehilangan dia, aku merasa kehilangan cintanya. Itu gag seberapa, karena itu dah kurasakan lumayan lama. The empty space is “I lost a figure that most I love”. When the most I loved becomes the most I hate, whom I love then?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now I realize, yang kuinginkan dari dia bukan cintanya, tapi rasa yang ku miliki untuk mencintainya. Dulu, aku tak merasa sehilang ini, walaupun dia dengan orang lain, with many ladies, tapi aku tetap bisa tersenyum. Karena aku tetap sayang dia dan dia tahu apa yang kurasakan tanpa harus menyakiti perasaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That’s the difference. I loved him, now not anymore, I think. That’s make me feel so down. Aku ingin bisa mencintai seseorang lagi, like I loved him. Mau dia atau bukan, terserah. Yang penting gag membuatku jadi ilfil dan benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin punya seseorang yang bisa kupercaya dan mempercayaiku lagi. Yang bisa buatku ceria dan ku buat ceria. Yang bisa melindungi ku dan yang bisa nyaman jika didekatku. Bukan cuma kali ini aku jomblo, tapi baru kali ini aku ngrasa benar-benar sendiri. Gosh… where am I?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin kembali ke waktu aku kelas XI SMA. Aku ingin menangis karena dia, bukan menangis karena kehilangan rasa mencintainya. kehilangan rasa cinta gag bisa ku ungkapkan lewat air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau gini terus, hidupku gag beda ma rumput…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-5215796849597428016?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/5215796849597428016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/01/alone-im-lonely.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/5215796849597428016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/5215796849597428016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2010/01/alone-im-lonely.html' title='“ALONE, I’M LONELY”'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-2747182336570085974</id><published>2009-12-22T01:25:00.000-08:00</published><updated>2009-12-22T01:50:57.050-08:00</updated><title type='text'>Ita said, “Nginep di rumahku yukk!”</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tuesday, December&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;15&lt;sup&gt;th&lt;/sup&gt; 2009&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku dan v berencana nginep di rumah ita (Ungaran) setelah meeting Fresh*. Kita janjian ketemu di kontrakkan Zaky, Pupu-nya v. Motor yang mau dibawa di kontrakkannya Pupu sih. Sampai di kontrakkan Pupu (Zaky maksudnya..), jdeeer! Breeezzz… Hujan deras disertai petir dan halilintar. Omaigaddd…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kami bertiga berteduh dulu deh di kontrakkan Zaky. Keadaannya gag memungkinkan kalo nunggu di teras. Secara aku dan v takut petir. Mau di dalam, gag ada ruang tamunya. &lt;i style=""&gt;Suker nemen!&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapii atas kebaikan Zaky, kami bertiga disuruh masuk di kamar Zaky, dan si Zaky tiduran di kamar seniornya. “Gag papa, sepi koq. Kalo mau nonton TV dinyalain aja…”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alhamdulilah…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kami kira hujan akan segera berhenti. Tapi ternyata, ampe penghuni kontrakkan lain pada pulang, masih deras berpetir aja.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lagi asik nonton TV… Jdeeeer! Peeett. Mati lampu. Menjerit deh…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lilin habis… Hujan deras pula. Bergelap-gelapan. Sampai tiba waktu sholat magrib.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aku : “Zaky punya mukenah gag…?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ita : “Loe kira Pupu AC-DC?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;V :”Sholatnya ala ninja aja… V dapet ilmunya dari Pupu. Tapi nunggu Pupu ma Mas-Mas lainnya sholat ya.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selesai sholat, Zaky ngasih kita 2 potong sarung. Lalu V mpraktekkin how to use it. At first, sarung dipake di bawah, seumumnya orang make sarung tapi ampe telapak kakinya tertutup. And then, sarung satunya di pake buat mukena atasan. Ini sih bukan ninja, tapi maliiing…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Wah, Zaky kreatif juga.. Tapi Ita malah curiga, jangan-jangan Zaky kadang-kadang sholat pake mukenah ninja? Gubbraak!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hujan belum reda juga. Sampai kami kelaparan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kalian pengen makan apa? Penyet ayam, tempe, telur, dipilih-dipilih…” Zaky menawari makanan tapi belum ada wujudnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kamu mau beli di mana?” Ita Tanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Warung langganan biasa, depan BNI…”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Hujan gini…” aku nanggapi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kan ada Jas Hujan.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Okelah kalo begituuu. Aku kayak biasa..” V request.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Aku teluuur!” aku n ita nambahi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Wah, Zaky baik deh…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sambil nunggu makanan, kita ngrumpi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kita konyol banget ya. Hujan petir, mati lampu, di kontrakkan cowok. Di kamar lagi!” Itta nyeloteh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Wah, kalo aku sendirian gag kuat mental ni, lihat manusia-manusia berambut cepak sebanyak ini (4 orang tok koh..)” V nambahin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aku : “Weh, aku gag inget kalo ini kontrakkan cowok! Waduw…”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dziiig!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di kamar Zaky gag ada cowoknya sih, dah kami booking kamarnya. Hehehe…&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SzCUYER2O1I/AAAAAAAAACA/QP5CRsQRTJI/s1600-h/rain.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SzCUYER2O1I/AAAAAAAAACA/QP5CRsQRTJI/s320/rain.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417993492913077074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Beberapa waktu kemudian…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kenyang….” Kami dah selesai makan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kalian bener mau ke tempat ita sekarang? Besok aja…” bujuk Zaky.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Tapi konyol banget kalo aku pulang…” aku njawab sambil megang tas. Sebenarnya sih aku bawa barang dikit. Tapi gara-gara laptop juga ku bawa, jadi pakenya tas yang lebai.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Aku juga pasti diketawain.” V nambahi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Reni ma Mumu kan belum tahu medannya, gimana kalo Reni boncengan ma ita aja, V gampang besok dijemput. Kan besok ada kuliah juga.” Zaky explained.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kami saling pandang dan berpikir.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Okelah kalo begituu.” Jawab kami.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya aku ma Ita pulang dengan bentuk yang gag oke. Kita berdua pake jas hujan gede, ita pake jas hujan atasan dan bawahan, dan aku pake jas hujan kelelawar, n nyeker*. Udah gitu, mampir ke SPBU lagi. Yang ngisi’in bensin aja ampe mukanya merah nahan tawa. Asemm… konyol sih, tapi akan lebih konyol kalo kami kehabisan bensin dan terpaksa nuntun…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Wednesday, December 16&lt;sup&gt;th&lt;/sup&gt; 2009&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Aku dan Ita ada kuliah pukul 11.00. Sebelum kuliah, kami nyuci motor dulu. Motor Ita gag berbentuk banget gara-gara kehujanan semalam sih…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Pukul 10.30 kami berangkat. Tapi gag jauh dari rumah, breeezzz! Hujan sodara-sodara! Tapi demi ketemu Pak Widi, hujanpun kami terjang (gag lupa pake jas hujan,hehe…)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Belum sampai Gunungpati, we feel hot around us. Yap, cerah Ibu-ibu! Kami ngedumel.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Siap-siap diejek temen-temen nih!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulilah, kami gag telat ampe kampus.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SzCVdCVGJxI/AAAAAAAAACI/2AVXwH3-zGc/s1600-h/rainumb.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 319px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SzCVdCVGJxI/AAAAAAAAACI/2AVXwH3-zGc/s320/rainumb.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417994677800806162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kuliah selesai sudah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di rumah v…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Nyok berangkat ke Ungaran sekarang. Ren, kamu bawa motorku, aku bonceng ita, allright?” kata V.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“My pleasure. Tapi mampir ke kost ku sek ya.” Aku request.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Sampai kost ku, gluduk gluduk, mendung. Omaigadd! Don’t tell we will soak trough again. Kami pakai jas sebelum hujan. Dan emang bener, kami kehujanan dari Patemon ampe rumah Ita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;*&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Malam harinya, kami berencana nongkrong di Alun-alun Mini Ungaran. Alhamdulilah, kami pulang pergi gag kehujanan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;*&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Esok harinya…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kami ada kuliah pukul 02.30. seperti kemarin, kami nyuci motor dulu gara-gara kehujanan semalem. Alhamdulilah, cuaca cerah. Tapi waktu kami berangkat pukul 02.00…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;HUJAN LAGI!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tapi ampe Sekaran, panasss!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Udah ampe kelas telat, diketawain gara-gara basah lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;That’s enough!&lt;/p&gt;  &lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;Kami kapok untuk ke rumah Ita di hari itu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-2747182336570085974?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/2747182336570085974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/12/ita-said-nginep-di-rumahku-yukk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2747182336570085974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2747182336570085974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/12/ita-said-nginep-di-rumahku-yukk.html' title='Ita said, “Nginep di rumahku yukk!”'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SzCUYER2O1I/AAAAAAAAACA/QP5CRsQRTJI/s72-c/rain.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-2604676699652073800</id><published>2009-10-08T21:10:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T21:23:38.315-07:00</updated><title type='text'>TUKANG SAPU RUSUH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/Ss66UPK8zjI/AAAAAAAAAB4/GiBGDSPsM9g/s1600-h/foto-09a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 194px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/Ss66UPK8zjI/AAAAAAAAAB4/GiBGDSPsM9g/s320/foto-09a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390450660841672242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Kost lain banget ma rumah. Di kost aku harus tiap hari nyapu. Untung Cuma satu kamarma teras yang luasnya kira-kira 10 m². tapi namanya aja Kukang si Dudul. Ritual nyapu bisa jadi Gag Bangetz Moment.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sebelum berangkat kuliah gag tahu kenapa tumben-tumbenan aku nyapu di pagi hari. Sret sret sret. Sampai teras kelar, debu-debu biasanya langsung ku buang dari terasku ke teras lantai 1. Bher bher bher! Debu-debu beterbangan. Kali ini bukan Cuma debu, ada sampah nya juga. Hihihhi, jorok! Kemudian, samar-samar terdengar langkah kaki di lantai 1. Tanpa sengaja ku lihat pak kost lagi jalan di teras lantai 1 sambil ngusap-ngusap rambutnya. Rambutnya berdebu dan ada bungkus permen di kepalanya! Omaigaddd!? Ternyata tadi di bawah ada pak kost lewat! GUBRAKK!!!&lt;/p&gt;  &lt;div style="border-style: none none dotted; padding: 0in 0in 1pt; margin-left: 0in; margin-right: 0.3in;"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="border: medium none ; padding: 0in; margin-right: 0in;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Maaf, Pak! Gag lihat…” dan keheningan tercipta, no answer.&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Suatu sore, sambil ngabuburit, aku nyapu balkon. Maklum, cowok ku yang gantengnya sejagad binatang mau ngapel. Aku nyapu sambil nyanyi-nyanyi gag jelas ala kucing laper. Bher bher bher. Debu ku buang gitu aja ke halaman kost. Selama nyapu, aku sedikit mikir. Di sini koq ada kerikil ya? Siapa ni yang maen batu? Ruri anak bu kost kah? Sambil nyapu, aku dengar bunyi klutuk-klutuk. Jadi sedkit merindong. Tiba-tiba, klotak! Aww! Siapa nih yang nimpuk?! Kayaknya ada orang usil dari halaman nih! (sebenarnya sih jalan raya setengah halaman,he…)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Siapa yang buang sampah dari atas?!? Gua timpuk nih! Dagangan pada kotor tau!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Astaganagabonar, ternyata tukang sate dan tukang bubur di bawah pelakunya. Sebagai bentuk penolakan atas debu yang ku buang. Gustii… jalan raya debunya lebih dahsyat! Kenapa gag nimpuk jalan raya sekalian? Lagian, ni bukan sampah om, tapi kerikil yang dilemparin ke atas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;“Iya, Bang! Maaph!!!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Dan itu jadi hari terakhir aku nyapu balkon.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-2604676699652073800?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/2604676699652073800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/10/tukang-sapu-rusuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2604676699652073800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/2604676699652073800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/10/tukang-sapu-rusuh.html' title='TUKANG SAPU RUSUH'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/Ss66UPK8zjI/AAAAAAAAAB4/GiBGDSPsM9g/s72-c/foto-09a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-8200068293753574699</id><published>2009-10-08T20:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T21:04:27.071-07:00</updated><title type='text'>TI – KOST  (TIKUS KOST)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sumpah gag banget dapet kost yang punya penunggu bernama Tikus. Gag banyak sih, Cuma satu. Hah, terima sajalah! Toh Cuma one Rat, satu werog (tikus besar, bahasa Jawa).&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Kost ku ini (punya nama paling asik, NO NAME) punya segudang cerita. Salah satunya tentang mBah Werog.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Di kost, dari sebulan aku di sini, emang udah ada mBah Werog, tikus besar yang cari makan di tempat-tempat sampah depan kamar kost (pastinya yang dapat dijangkau mBah Werog…). Mungkin karena emang udah menetap lama di kost-an, TKP tetap rapi walaupun isi tempat sampah udah diubek-ubek. Wah, tikus yang pengertian…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Kalau malam-malam, mBah Werog beraksi. Kalau ada suara “krusuk krusuk”, pasti ntu tikus ada di dalam tempat sampah cari sisa-sisa makanan. Nanti kalo disamperin, gag bersuara. Diem dah! Mbak-mbak kost biasanya suka usil. Mereka menggertak, “HEH! HEYH! HEGH!” Nanti mBah Werog keluar dengan sendirinya dan berjalan dengan santai. Maklum, tikus tua, botak lagi (gag kalah ma Pak Nano. Hehehe.. Piss Pak..). Pokoknya busuk bin buluk banget.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Untungnya mBak-mBak kost gag pada phobia tikus. Jadi mereka akur-akur aja gitu.Halah! kadang mereka Cuma nyumpahin kalo mBah Werog berulah. Mbah werog gag pernah biarin tikus lain ada di wilayah kekuasaaannya. Untung rival-nya tikus-tikus ukuran standar. Coz sumpah, mBah werog is so BIG! Seukuran kelinci mungkin. Biasanya, rival-rivalnya itu jadi korban mutilasi mBah Werog. Dibunuh, tapi gag dimakan, Cuma di ambil jeroannya doing, tepatnya mengambil hati. (ceilee…). I don’t know&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;what’s for, Tapi kata mBak-mBak kost, hatinya ntu berguna buat menambah keperkasaan si Werog. Obat kuat dong? =p Buset… kayaknya mBah Werog dah pernah curhat deh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Oww, and then potongan-potongan tubuh si tikus mati dibagi-bagi ke kami. For example: &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kepala di samping kamar mBak Ratna dan badan di depan kamar mandi luar. Ngumpat-ngumpat deh yang kebagian jatah. Mau gag mau harus ngebersihin. Jijik…&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untung aja mBah Werog belum pernah menginjakkan kakinya ke dalam kamar. Secara, mana bisa? Hehehe.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Tapi sekarang penghuni kost udah gag pernah lihat mBah Werog lagi. Kayaknya mBah Werog kalah ma rival-nya dan kemungkinan mBah Werog dah tewas. Coz ada penggani mBah Werog, tikus yang ukurannya gag jauh bda ma Mbah Werog. Tapi ntu tikus bego banget, gag punya sopan santun! Gara-gara ntu tikus sampah jadi berceceran di mana mana tidak. Ada yang di keset, di tempat sandal, pokoknya kalo bangun tidur, tempat sampah kayak habis kena bom!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Ah, ke mana kao mBah Werog? Karena mu, gag ada sampah yang membusuk di tempat sampah depan kamar…&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di kuras melulu sih.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-8200068293753574699?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/8200068293753574699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/10/ti-kost-tikus-kost.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/8200068293753574699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/8200068293753574699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/10/ti-kost-tikus-kost.html' title='TI – KOST  (TIKUS KOST)'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-6564530104209262158</id><published>2009-09-25T00:01:00.000-07:00</published><updated>2009-09-25T00:09:01.933-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Kisah (Cosmic)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SrxsdezoWCI/AAAAAAAAABY/-d2auMs-emc/s1600-h/sad+emo+kid.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SrxsdezoWCI/AAAAAAAAABY/-d2auMs-emc/s320/sad+emo+kid.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385298508169893922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terpejam membayangkan dirimu&lt;br /&gt;Yang kini pergi bersama kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan walau tak terkendali&lt;br /&gt;Sulit terima semua yang terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa bila ini akhir&lt;br /&gt;Dari semua kisah kita&lt;br /&gt;Yang kau inginkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusanmu menghancurkan mimpi indahku dan juga hatiku&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Jujur tak mampu ku menepis s'mua luka yang t'lah kau berikan untukku&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;*untuk seseorang yang telah ku sakiti. I'm so sorry... :(&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-6564530104209262158?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/6564530104209262158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/09/sebuah-kisah-cosmic.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/6564530104209262158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/6564530104209262158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/09/sebuah-kisah-cosmic.html' title='Sebuah Kisah (Cosmic)'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SrxsdezoWCI/AAAAAAAAABY/-d2auMs-emc/s72-c/sad+emo+kid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-8792448026264597279</id><published>2009-08-21T21:52:00.000-07:00</published><updated>2009-08-21T22:10:23.716-07:00</updated><title type='text'>DUPAT SI IKAN SEPAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/So97T0QHK_I/AAAAAAAAABI/s1Sf4JngpJY/s1600-h/P1000760.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/So97T0QHK_I/AAAAAAAAABI/s1Sf4JngpJY/s320/P1000760.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372648460850244594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap pagi, aku selalu iri lihat adikku, teman-temanku, berangkat sekolah pake seragam OSIS SMA. Emang bener kata pendahulu-pendahuluku, masa-masa SMA adalah masa sekolah yang paling dirindukan. Entah kenapa bisa jadi yang paling dirindukan. Apa karena ada jeda yang cukup lama antara lulus SMA dengan masuk kuliah? Yang lulus SD, langsung masuk SMP, gag perlu nyabang-nyabang daftarnya. Yang lulus SMP, juga udah mulai pelajaran di SMA, malah udah mulai ada kegiatan kemah-kemah gitu. Kalo lulus SMA? Udah lulusnya paling duluan (di antara SD dan SMP), ngelanjut ke jenjang yag lebih tingginya paling terakhir. Udah gitu, pada ngelanjutin gag Cuma di satu wilayah. Ada yang di luar kota, luar provinsi, luar pulau, bahkan luar negeri! So, sebenernya yang dirindukan SMA-nya, waktu belajarnya, atau kumpul bareng teman lagi? Ngomong-ngomong temen, Jadi teringat memori masa lalu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu masuk kelas pertama di SMA, I feel so Lonely. Semuanya asing. Papan tulis, meja kursi, jendela, guru, bahkan teman. Itu yang buatku hanya fokus pada pelajaran (note : jaman kelas satu, jaman aku paling rajin. Hehehe). Gag sampai setengah semester, aku udah kenal kepribadian teman-teman sekelasku. Dan kami jadi kayak satu keluarga. Kelas yang semula selalu sepi jadi hidup karena kita saling bisa ngerti kepribadian masing-masing. Aku juga dapat best friend dari situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naik ke Eleven Grade, kami pisah. Tapi masih sering kumpul-kumpul bareng, yang pake embel-embel REUNI X.3. Ini awal mula aku mulai gag serius belajar, kebanyakan maen, kumpul-kumpul, di luar jam sekolah. Coz waktu istirahat kan dipake buat sosialisasi ma temen-temen sekelas yang sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As Eleven Grader, aku masuk XI IPA 4. Semula, seperti biasa, pada sok jaim gitu. Suasananya tenang, sepi, tegang, serius, bahkan saat gag ada gurunya. Ngerasa gerah saya, ngeliat temen-temen di IPS dan Bahasa bergembira ria. Sempat berkeinginan pindah jurusan, tapi dilarang ortu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama, penghuni SEPAT (read : Sebelas IPA Empat) menampakkan wujud aslinya. Kelas yang semula kayak kuburan, jadi rame kayak ada orkes karena sebagian besar penghuinya hiperaktif. Belum ada satu semester, kelas kami sudah menyabet juara KELAS TER-RAME kategori jurusan IPA. Pernah juga gokilnya ngalahin Juara Bertahan Kelas Tergokil Kategori Semua Jurusan. Yang paling kasihan Sang Wali Kelas yang dapet keluhan dari guru lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu berlanjut sampai kami Third Grader. Makin kompak, makin sering buat onar. Tapi sewajarnya suatu komunitas, pasti ada konfliknya. Pernah konflik itu memecah kami jadi 2 blok, yang kami sebut Blok Barat dan Blok Timur. Perpecahan itu sampai terdengar ke telinga Sang Wali Kelas. Agak lega mungkin karena penghuni kelas gag serame dulu. Kalaupun rame, isinya saling menyindir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Wali Kelas mulai merasa gag nyaman ma suasana gag sehat ini. Beliau menasehati kami, kalau kami satu keluarga. Kelas ini rumah kami. Dan lain-lain yang intinya gag buat kami sadar. Maklum, sama-sama keras kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya mulai “agak” mencair saat salah satu anggota BLOK Timur dideportasi dari kelompoknya. Dia mulai akrab denganku yang menurutnya aku anggota BLOK Barat. Padahal aku netral netral aja. Gag mau tahu masalah kedua BLOK itu. Aku kebeneran duduk di sebalah Barat, makanya direkrut BLOK Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia –yang dideportasi dari BLOK Timur- cerita-cerita tentang masalah di geng nya. Juga alasan kenapa males bergaul ma BLOK Barat. Ternyata semua itu salah paham, dan gag urusannya dengan BLOK, itu masalah pribadi salah teman kami dari BLOK Barat yang lagi cari teman buat Bala Bantuan. Jahat banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua udah terungkap. BLOK Timur dengan mudah menerima aku karena semula aku teman mereka, cuman gara-gara duduk di sebelah barat jadi dijauhin. And…semua kembali seperti semula, kecuali 4 orang yang emang biang munculnya BLOK Barat BLOK Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas kami pun tambah gokil, apalagi setelah dipilihnya ketua kelas baru yang merakyat. Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/So96rjxSp0I/AAAAAAAAABA/8Xjuo4pOCpk/s320/untouchabLe_004.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372647769231238978" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kangen ma kalian semua. Kangen saat-saat mau ulangan. Kangen saat-saat diskusi kelompok. Kangen saat-saat jam olahraga. Kangen saat-saat ngebooking kantin (alah). Kangen dengan ulah-ulah kalian saat jam kosong. Apa kalian juga ngerasain hal yang sama kayak aku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/So97t-fMlCI/AAAAAAAAABQ/uMOQfGippqw/s320/dupat30.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5372648910274466850" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-8792448026264597279?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/8792448026264597279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/08/dupat-si-ikan-sepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/8792448026264597279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/8792448026264597279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/08/dupat-si-ikan-sepat.html' title='DUPAT SI IKAN SEPAT'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/So97T0QHK_I/AAAAAAAAABI/s1Sf4JngpJY/s72-c/P1000760.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-4360932415075134561</id><published>2009-07-26T21:20:00.000-07:00</published><updated>2009-07-26T21:38:05.097-07:00</updated><title type='text'>CARMA</title><content type='html'>Someday, I accompanied my little sister to verify in my ex-Senior High School. I met with my ex-English Teacher, Mr. HR. He questioned me,&lt;br /&gt;“Have you studied in the University?”&lt;br /&gt;“Not yet, sir. I’m still waiting for the announcement of SNMPTN.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From his face, I knew that he mocked me, look at me as a failed student. Indeed, I had registered to two The State University, The Favorite State University, and I choose (people say) one of the best direction in each State University. Maybe I dreamed so high, because I felt hurt when I failed, I failed to sign up both of them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. HR told me about his son a.k.a my schoolmate. His son was accepted in (people say) the Bogor’s Favorite Institute. He so glad with his son. It’s ordinary. He told me enthusiasm. But he also mocked me, said that I wasn’t as luck as his son. He laughed roarly when heard that I tried registered in SNMPTN and the Unstated University. It made me feel mad and sad. I became pessimist.&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last morning, I visited my friend. We talked each other. About our activity, our jokes, and also our friend. Suddenly, she told me,&lt;br /&gt;“Do you know? Mr. HR’s son will move from Bogor’s Favorite Institute!”&lt;br /&gt;“I don’t know anything about him! What the hell happened?”&lt;br /&gt;“People say he feels unhappy, he can’t follow the lesson. He frustrate because he can’t do all of the mid-semester exam. For example, he can’t do 10 questions from 10 questions. He asks his father to take him out from the hell.”&lt;br /&gt;“Wow. 10 from 10. Are you crazy?”&lt;br /&gt;“I’m not crazy. He is!”&lt;br /&gt;“So, where are his ^new university^?”&lt;br /&gt;“He and his father plan to move him to the Rookie University in our town.”&lt;br /&gt;“Poor them.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I don’t know why, I feel avenge him. He got carma from mocking me. Cruel me! He is a selfish man, swollen man. I’m sure he is so shame to meet people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indeed, human plan and dream something. And there are human who swollen with something that they’ve got. All of them are God’s. God can take that from us if God want to do it. But, there are the other good way for us. We must thank to God, whatever God give for us.&lt;br /&gt; Thank’s God… because give me a life, beautiful life.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-4360932415075134561?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/4360932415075134561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/carma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/4360932415075134561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/4360932415075134561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/carma.html' title='CARMA'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-4002710280949492558</id><published>2009-07-21T07:07:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T08:36:33.596-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengangguran'/><title type='text'>Heboh On The Road, by Kukang &amp; Tiw-Tiew</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SmXUjbjPzrI/AAAAAAAAAAw/p7mqUsvkxrM/s1600-h/titiw.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SmXUjbjPzrI/AAAAAAAAAAw/p7mqUsvkxrM/s320/titiw.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360924636610547378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Aku lagi ada di Semarang. Dan berencana keluar muterin kota bareng my sister in mad, Tiwie. Dari rumah dah siap tempur jalanan, &lt;em&gt;*walaupun pagi-pagi susah banget buat Tiwie bangkit dari kubur, eh, tempat tidur...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami pun siap berangkat. Tapi, masa mau ninggalin rumah begitu aja. Mana pembokat pergi entah ke mana tanpa pamit? (mungkin scary ngebangunin kami yang Lagi wisata di pulau Kapuk)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nunggu deh. 5 menit... Masih sabar. 10 menit, mulai gelisah. 15 menit, sampe bermenit-menit yang gag kami hitung karena keburu gemes.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian inisiatif tuk telepon tetangga pun muncul. Siapa tahu ada yang Lihat dia Lagi di mana. Eh, ternyata malah Lagi ngobrol di rumah tetangga. Pulang Lemes kami kelitikin Lho!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Walaupun telat, akhirnya kami berangkat. At the first, Tiwi yang nyetir motornya ampe depan gang (terlalu menakutkan biarin Tiwi bawa motor di Jalan Raya)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kami berencana pergi ke SMAGA. Tapi coz telat, rencana berubah ke Citra21 dulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Oke, tancap Bang!"  Tiwi bersemangat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Awalnya Lancar. Walau jalanan rame semrawut kayak rambutku pas bangun tidur, tapi semua terkendali. Maklum, titisan Rossi. Hehehe...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi tiba-tiba, ciiiiiittttt! Mobil Avansa kuning di depan kami berhenti mendadak. Eitz, aku gag kalah sigap! Ku rem motor sambil banting stir kiri. Tapi apes, Tiwi yang Lagi terkantuk-kantuk mbonceng gag siap keadaan ini. Bruuk! Badannya dengan sukses mendarat di punggungku. Badanku yang Lebih kecil ini gag tahan dong menopang badannya. Akhirnya, aku juga ikut nyuksep ke depan dengan posisi hampir duduk di "tingkringan kaki" motor matic kami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Reeen, ingat. Waspadalah!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untunglah, masih bisa pegang kendali. Saat motor jalan dengan kecepatan 40 km/h...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku : "Mbak, kayaknya sepatuku alasnya Licin deh. Makanya tadi nyungsep..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : "Hah? APA?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku :"Ni sepatunya bahaya...!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : "Houm&lt;em&gt;, nha terus piye&lt;/em&gt;?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ciit. Lampu merah menghentikan kami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku mbatin, gag mungkin dong ni sepatu tak tenteng dan kakiku dalam keadaan Nyeker?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku : "Tukeran sepatu dong..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : "Oke. Nanti berhenti di pinggir jalan."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku : "Alah kelamaan. Di sini aja..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : "Wha... ntar ijo?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku : "Makanya buruan."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi melepas sepatu kanannya. Kakiku tak angkat ke belakang, coz minta Tiwi yang nyopotin. Haap! Sepatu hijauku di kaki kanan Tiwi, dan sepatu hitam Tiwi di kaki kananku. Giliran kiri...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiin... Tiiiiiin.....! Tiiiiiiiiiiiinnn!!!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku &amp;amp; Tiwi = "WAH! IJO!!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ngeeeng....! Grogi nieh. Langsung tancap gas. Dan, Tren warna sepatu model ke-dudulan kami di-realese sudah. Dengan PD-nya kami pake sepatu yang warna di kaki kanan dan kiri sangat begitu beda (Lebaii...).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Si Tiwi gag mau gilanya terlihat kumat. Makanya dia cepet-cepet minta ganti. Berhenti deh di pinggir jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sampai di CL, Langsung menuju Citra21. Buset, ni antrian beli tiket bioskop apa antrian Jemaah Haji Latihan Lempar Jumrah? Rame pisan...!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ngantri deh yang jaraknya 10 meter dari Loket. Sambil mengusir kebosanan, kita ngomenteri orang-orang di sekitar kita yang terlihat aneh. Ada yang pake hak tinggi, tapi tetep... masih Lebih pendek dari Tiwi &lt;em&gt;*eh, kurang ajar! (Tiwi screams behind me)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada yang pake baju dobel-dobel kayak di kutub utara. Padahal panasnya gilaa. Gag dengar Global Warming apa ya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiba-tiba ada Satpam yang mirip Pepi Lewat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi = "Eh, ada Pepi ada Pepi!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Criiing, waduw. Si Pepi melirik sangar. Hee, piss pak...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;si Pepi : "Hayo hayo! Yang antri satu aja! Jangan Rombongan..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita saling pandang. Gruduk! Langsung pada baris rapi. Tapi, kita baru sadar ternyata kita tidak baris di barisan yang benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku : "Barisan apaan ni? Lhoh? Kok ujungnya toilet?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bak sapi ompong kita garuk-garuk kepala. &lt;em&gt;*emang sapi bisa garuk-garuk?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiiing! Muncul ide Licik di otakku. Buk! Awww! Tiwi dengan sukses masuk barisan dengan bantuan dorongan mengagetkan dariku. Hahaha! Kabuuur....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : "Aduh mas, maaf ya.... Maaf..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang Baik Hati (awalnya) : "Ya, gag apa apa..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itulah awal kesengsaraan Tiwi dalam antrian...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi terlihat ngobrol ama mas tadi. Dari kejauhan, aku bangga. Tapi semakin lama wajah Tiwi semakin Bete. Tanpa berniat menguping, aku mendekat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang Baik Hati (awalnya) : "Dek, bolos sekolah ya?" &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : "Udal LuLus owk..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang Baik Hati (awalnya) : "Hah? Dah LuLus SMP? Koq gag MOS? Kabur yaaa...?" &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : (baru buka mulut, mau jawab)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang (katanya) Jual Pulsa : "Kita MOS'in di sini aja sekalian...."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : (baru buka mulut, mau jawab)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang Baik Hati (awalnya) : "Dari SMEA mana Dek?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : (baru buka mulut, mau jawab) &lt;em&gt;*kasian banget sih?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang (katanya) Jual Pulsa : "Bukannya dari LPK (Lembaga Pelatihan Kejuruan)? Yang jurusan Jahit?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : (udah mulai gemes)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang Baik Hati (awalnya) : "Lho, kirain Jurusan Tata Boga?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : (mendendangkan Lagu Sakit Hati)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mbak Yang Baik (sampai akhir hayat) : "Eh, anak orang tuh! Diisengin mulu..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang (katanya) Jual Pulsa : "Salah dia, bolos MOS."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : (mangap lagi)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku : (mundur perlahan-lahan) &lt;em&gt;*jahat! Aku ditinggal seorang diri! (Mata Tiwi berkata demikian)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penantian Tiwi tuk sampai Loket hampir berakhir. Ditengah menikmati angin segar yang udah tercium dari ruang Loket...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mas Yang (katanya) Jual Pulsa : "Pak! Ni nih Pak, Tas-nya Gede. Ada Handycam di dalamnya! Mau buat bajak piLem!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;si Pepi : (mengamati dengan seksama, dari atas sampai bawah, balik ke atas lagi, dalam tempo yang sesingkat-singkatnya)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : "Nggak kok Pak!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Si Kribo : "Udah pak. Kalo curiga periksa aja."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;si Pepi : (sadar kalo cuma dikerjain)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendadak si Kribo keluar dari antrian, karena mendapat telefon dari (kononnya) temannya yang udah ngantri duluan, dan ngasih kabar kalo udah dapet tiket. Alhamdulilah... Minggat minggat!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiba-tiba si Kribo bilang...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sialan! Ni yang nelpon barusan SMS, kalo ternyata belum dapat tiket! Segininya aku dikibulin! Udah ah, tak balik lagi!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : "eitz, yang udah keluar gag boleh masuk lagi..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;si Kribo : "eeeh, apa sih anak kecil. Ribut aja. Sana Pulang, bilang mama!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiwi : (terdiam, marasa di-zholimi)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Loket pun terjamah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya, keluar dari Neraka ala Loket Citra21.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghampiriku yang lagi senyam-senyum gag jelas, gara-gara terkesima, terpesona, dan ter- ter- lainnya, ngeliat cowok mirip Fabregas! (gag usah dibahas, ini ternyata hanya kesalahan penglihatan semata).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SmXewOJ7iRI/AAAAAAAAAA4/wBSJuCU5WFE/s320/rere.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360935851469277458" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-4002710280949492558?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/4002710280949492558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/heboh-on-road-by-kukang-tiw-tiew.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/4002710280949492558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/4002710280949492558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/heboh-on-road-by-kukang-tiw-tiew.html' title='Heboh On The Road, by Kukang &amp; Tiw-Tiew'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tpQy5jPuQk8/SmXUjbjPzrI/AAAAAAAAAAw/p7mqUsvkxrM/s72-c/titiw.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-1058443792649824308</id><published>2009-07-16T22:02:00.000-07:00</published><updated>2009-07-16T22:55:17.920-07:00</updated><title type='text'>Sebotol mahal anggur putih ada di depan mataku, tapi aku tak pernah tahu karena aku terus menanti, segelas air putih. (Dee Rectoverso hlm. 9)</title><content type='html'>&lt;p&gt;Terima kasih pada pengarang Rectoverso, Dewi Lestari. Aku dah baca, part Curhat Buat Sahabat. Thanks, itu dah memberiku inspirasi, menyadarkanku, memberi pandangan baru terhadap yang selama ini aku cari, aku harapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama ini, aku selalu berharap tuk tetap dekat dengan &lt;em&gt;Dia&lt;/em&gt;.  &lt;em&gt;Dia &lt;/em&gt;yang dulu my Lovely, yang kemudian jadi sahabat karena alasan yang bagi sebagian orang kurang masuk akal, rehat, mungkin tuk selamanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Udah banyak cewek yang datang pergi mengisi hatinya. Tapi  &lt;em&gt;Dia &lt;/em&gt;tetap dekat denganku, sebagai sahabat, tak lebih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alasan tuk tetap bertahan jomblo cukup simple, gag ada manusia cowok yang buat aku tertarik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sampai akhirnya, ada satu manusia unik yang buat aku tersenyum jika bersamanya. Yang buatku mengakhiri masa kejombloan. *&lt;em&gt;lebai banget sih dari tadi?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Entah kenapa, sejak saat itu  &lt;em&gt;Dia &lt;/em&gt;seperti gag suka ngeliat mukaku. Udah gag ada curhat lagi. Udah jarang kasih kabar lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wajar dong kalo aku bingung, dan berusaha seperti dulu lagi.  Ada 3 sahabatku yang setia dengerin curhatku tentang &lt;em&gt;Dia&lt;/em&gt;. Aku selalu mengeluh, kenapa dia gag bisa bersikap seperti aku??? Mereka mendengarkan, mereka membantu cari solusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku terus berusaha mengembalikan semua seperti dulu. Dan itu menjadikanku manusia egois, yang gag peka dengan Lingkunganku sendiri. Dan gag sadar kalo selama ini ada yang jauh lebih penting dari yang kucari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Sebotol mahal anggur putih ada di depan matamu, tapi kamu tak pernah tahu. Kamu terus menanti, segelas air putih. (Dee Rectoverso hlm. 9)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gag nyangka barisan kalimat pendek itu buatku sadar dengan apa yang telah ku lakukan selama ini. Aku gag menyadari kalo selama ini aku memiliki 3 orang sahabat yang selalu ada saat aku suka saat aku susah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keke, walaupun dia agak semrawut, tapi cukup menghiburku dengan ocehannya yang gag jelas. Keke satu-satunya penghubung antara aku dan dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cece, pendengar setia yang gag pernah ngeluh saat aku ngamuk. Ngerti aku banget, walaupun kadang nyumpahin dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acinx, yang selalu jaga aku. Yang selalu hapus air mataku, yang gag pernah lelah tuk calling aku cuma sekadar buat tanya "Gimana keadaanmu? Gimana dengan &lt;em&gt;Dia&lt;/em&gt;? Gimana dengan &lt;em&gt;Arab Unikmu&lt;/em&gt;?"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Okelah, aku kehilangan &lt;em&gt;Dia&lt;/em&gt;. Tapi ada 3 orang sahabat yang gag pernah ninggalin aku. Aku gag tahu jadinya kalo mereka bertiga bosan dengar curhatku, lelah dengan sikapku yang suka ngamuk. Aku gag pernah sadar, gimana kalo tiga serangkai itu ninggalin aku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang aku sadar, yang aku miliki ternyata jauh lebih berharga dari yang aku harapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Thanks for Keke, Acinx, Cece. Yang udah ada selama ini.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-1058443792649824308?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/1058443792649824308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/sebotol-mahal-anggur-putih-ada-di-depan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1058443792649824308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1058443792649824308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/sebotol-mahal-anggur-putih-ada-di-depan.html' title='Sebotol mahal anggur putih ada di depan mataku, tapi aku tak pernah tahu karena aku terus menanti, segelas air putih. (Dee Rectoverso hlm. 9)'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-1235128906465143949</id><published>2009-07-16T21:26:00.000-07:00</published><updated>2009-07-16T21:28:20.001-07:00</updated><title type='text'>Anie</title><content type='html'> Mungkin cerita ini udah banyak kalian dengar. Udah pernah dijadiin film juga. Tapi baru kali ini aku melihatnya di kehidupan nyata.&lt;br /&gt; Ada seorang anak. Dia tetangga depan rumahku. Namanya Ani, usianya sebaya dengan adik tertuaku, Nana. Dia baru saja lulus SMP. Dia sadar, ibunya tidak mungkin lagi mampu membiayainya untuk ngelanjutin sekolah. Ibunya janda yang matapencahariannya Cuma sebuah warung kecil di depan rumahnya. Yang dijual jajan-jajan anak kecil, sabun, obat nyamuk bakar, pokoknya warungnya gag komplit lah. Ibunya juga masih punya tanggungan adiknya yang masih SMP, swasta lagi.&lt;br /&gt; Selama ini emang kulihat setiap pulang sekolah ampe sore dia menjahit. Mulai jahit dari kapan ya? Dah lama banget, kayaknya dari pertengahan tahun dia kelas 1 SMP deh… aku tahu, karena aku juga sering beli something di warung ibunya dan kegiatan Ani yang gitu-gitu aja. Pagi berangkat sekolah. Pulangnya istirahat bentar. Terus menjahit ampe sore. Nanti malamnya belajar. Kalo hari libur, bisa jahit seharian. Dah, gitu doang. Pantes dong aku hafal?&lt;br /&gt; Uang hasil dari dia menjahit emang buat Bantu nyukupin kebutuhan daily. Tapi ternyata gag semuanya diberikan ibunya. Dari dulu, Sebagian uang itu dia simpan. Sekarang uang yang dia simpan baru ketahuan mau buat apa.&lt;br /&gt; “Bu, aku mau ngelanjutin sekolah. Jumlah nilaiku cukup kok buat masuk SMA Negeri terdekat. Ibu gag usah mikir biayanya. Uangku yang dari dulu ku kumpulin udah cukup.”&lt;br /&gt; See? Ibu mana yang gag nangis-nangis Bombay punya anak yang tetep berusaha tuk sekolah walaupun berat di masalah biaya? Emang Ani bukan murid terpintar di SD dan SMP nya dulu. Tapi dia rajin banget! Dulu pernah juga dia maen ke rumahku, minta diterangin pelajaran yang dia gag mudeng. Itupun katanya dah buntu banget.&lt;br /&gt; Ngelihat kehidupannya, aku jadi malu. Aku di sekolah kalo lagi gag mood banget, gag peduli tuh guru ngasih PR apaan. Sering keluar masuk Ruang BP dan kena hukuman coz dapet gelar Miss Telat. Pernah hampir dapet surat panggilan orang tua. Tapi karena bujuk rayu dariku, yang mau ngasih jadi gag tega. Akhirnya gag jadi dapet tapi dengan bejibun persyaratan.&lt;br /&gt; Aku Pulang sekolah juga sering gag langsung pulang ke rumah. Maen sambil nunggu waktu Les. Nanti malemnya belajar sambil ngeluh cape lah, ngantuk lah yang akhirnya berujung ketiduran.&lt;br /&gt; Aku yang punya kehidupan termasuk beruntung kurang bersyukur gitu. Padahal mungkin banyak yang pengen sekolah, tapi gag bisa. Dan mungkin juga banyak Ani-Ani yang lain. Kenapa baru sekarang aku sadar aku jauh lebih beruntung dari mereka? Ya Tuhan, maafkan aku yang kurang bisa bersyukur atas segala nikmat yang Engkau berikan…&lt;br /&gt; Tetap Semangat buat Ani! Don’t Give Up!!! Tetap semangat belajar semangat sekolah. Allah bakal ngasih jalan bagi hamba-hambanya yang mau berusaha keras. Kita tunggu aja, apa yang bakal dilakuin Ani buat ngelanjutin kuliah…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-1235128906465143949?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/1235128906465143949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/anie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1235128906465143949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/1235128906465143949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/anie.html' title='Anie'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5973853601024704522.post-9202037061785118399</id><published>2009-07-16T21:09:00.000-07:00</published><updated>2009-07-16T21:15:38.784-07:00</updated><title type='text'>Ajari Aku (Adrian Martadinata)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://catherinemaname.files.wordpress.com/2008/12/love_heart2.jpg?w=300&amp;amp;h=295"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 295px;" src="http://catherinemaname.files.wordpress.com/2008/12/love_heart2.jpg?w=300&amp;amp;h=295" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ajari aku 'tuk bisa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menjadi yang engkau cinta&lt;br /&gt;Agar ku bisa memiliki rasa&lt;br /&gt;Yang luar biasa untukku dan untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku harap engkau mengerti&lt;br /&gt;Akan semua yang ku pinta&lt;br /&gt;Karena kau cahaya hidupku, malamku&lt;br /&gt;'tuk terangi jalan ku yang berliku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya engkau yang bisa&lt;br /&gt;Hanya engkau yang tahu&lt;br /&gt;Hanya engkau yang mengerti, semua inginku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ajari aku 'tuk bisa mencintaimu]&lt;br /&gt;[ajari aku 'tuk bisa mengerti kamu]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah semua akan terjadi pada diriku&lt;br /&gt;Hanya engkau yang tahu&lt;br /&gt;Ajari aku 'tuk bisa mencintaimu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5973853601024704522-9202037061785118399?l=ren-kukang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ren-kukang.blogspot.com/feeds/9202037061785118399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/ajari-aku-adrian-martadinata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/9202037061785118399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5973853601024704522/posts/default/9202037061785118399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ren-kukang.blogspot.com/2009/07/ajari-aku-adrian-martadinata.html' title='Ajari Aku (Adrian Martadinata)'/><author><name>kukang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12550871874549045453</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='14' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-tq3Kr41WfQ0/TpalI0vukVI/AAAAAAAAAE8/gWTh1QOgvAs/s220/DSC03342.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
